Ragam Manfaat Bermain Rubik untuk Si Kecil

10 Manfaat bermain rubik Bagi Anak
rubik ternyata memiliki beragam manfaat bagi kecerdasan anak, apa saja?

Sejak usia 7 tahun anak saya mulai tertarik  mencoba rubik. Awalnya saya membelikan rubik 3 x 3. saya menawarinya : “Dhek, ini kamu coba puter-puter.”

Pada mulanya dia belum menunjukkan ketertarikan. Beberapa bulan berikutnya saya mengajaknya nonton youtube tentang anak-anak yang bermain rubik. Dia tampak penasaran dan berlatih memainkannya. Terkadang pada bagian yang susah, video itu ia play dan pause berulang-kali.

Kubus Rubik atau Rubik’s Cube adalah sebuah puzzle warna-warni yang didesain dapat diacak dan diselesaikan layaknya sebuah misteri teka-teki. Melalui rubik, orangtua dapat mengenalkan konsep dimensi bangun ruang yang membentuk rubik: poros/pondasi, tengah (center), tepi (edge), dan ujung (corner).

Rubik, awalannya bukan alat permainan tetapi sebuah alat peraga pelajaran. Erno Rubik, begitu nama penemunya yang dari Hungaria. Sesudah dipatenkan di tahun 1975 baru Rubik mulai menyebar ke beberapa toko permainan di kota Budapest. Sampai saat ini telah juta-an rubik terjual di penjuru dunia baik, asli atau tiruan.

Wujud rubik juga saat ini makin mengalami perkembangan, dari yang 2×2, 3×3, 4×4 bahkan 17×17. Disamping itu masih ada rubik segitiga/pyramid, mirror, tetraminx, megamink dan banyak yang lain.

Harga rubrik bervariasi tergantung kualitas, dari harga Rp 25.000,00 hingga Rp 100.000,00. Tetapi ada pula rubik yang harga sampai beberapa puluh juta, tetapi rubik yang ini bukanlah untuk permainan, karena rubiknya bertahtahkan berlian. Itu untuk koleksi saja. Tetapi bila anda ingin memperdalam rubik secara profesional, anda memerlukan rubik yang berkualitas, yakni yang pinggirnya benar-benar akurat, cutting cornernya baik sekali begitu halnya kualitas putarannya.

READ ALSO:  5 Aplikasi Parental Control Terbaik Untuk Melacak Aktivitas Online Anak-Anak

Melihat anak saya sungguh-sungguh belajar bermain rubik, saya mengatakan jika main rubiknya bisa cepat, kelak ibu belikan kembali rubik yang lebih susah. Asal bisa membuat rubik sama waktu kurang dari semenit, betul-betul dapat bukan lantaran kebenaran. Eh rupanya perkataan saya itu membuat semangat untuk membuat rubik secara cepat. Sesudah ia sanggup membuat rubik 3×3 sama waktu kurang dari semenit secara stabil, lalu saya belikan rubik 4 x 4  dan 5×5.

beragam jenis rubik yang bisa dimainkan

Sesudah memperhatikan anak saya bermain rubik, rupanya ada beberapa faedah bermain rubik untuk anak anak, salah satunya :

1. Screen Time Lebih Manfaat

Memang benr, anak saya memakai handphone untuk menyaksikan tutorial rubik, tetapi ini jauh lebih bagus dibanding menonton kanal youtube yang kurang berguna. Daripada berlama-lama nonton youtube, ia lebih memilih bermain speedrubik/ membuat rubik dengan cepat. Ini membuat durasi bermain gadgetnya juga makin sedikit.

2. Melatih fokus

Untuk menyelesaikan  rubik dibutuhkan fokus yang tinggi. Bermain rubik dilakukan dengan menyelesaikannya sisi demi sisi. Hal ini berarti rubik melatih kita untuk fokus pada satu hal sebelum melakukan hal lain. Rubik dapat membantu kita fokus pada satu masalah sebelum menyelesaikan masalah yang lain.

3. Mengasah ingatan

Di saat membuat rubik, pada rubik status tertentu maka memakai rumus tertentu juga. Ada anak-anak yang cenderung pilih untuk menulis/menulis rumus memutar rubik itu. Tetapi anak saya memutuskan untuk mengingat saja.

4. Melatih untuk berpikiran saat sebelum melakukan tindakan

Dalam mainkan rubik, saat akan memutar satu status karena itu kita harus tahu status rubik yang hendak tercipta seterusnya.

5. Melatih kesabaran

Tidak gampang belajar menyusun rubik itu. Diperlukan kesabaran dan ketlatenan karena harus coba berulang-kali sampai betul-betul cekatan.

READ ALSO:  Empat Rekomendasi Buku Cerita Bergambar (Cergam) Tentang Covid-19 dan Pengalaman Selama Pandemi. Semuanya Gratis!

6. Melatih koordinir tangan dan otak

Dalam menyusun rubik dibutuhkan kekuatan otak untuk berpikiran secara cepat yang diikuti dengan pergerakan tangan yang cepat juga. Ini dapat membuat koordinir di antara otak dan tangan terbiasa.

7. Killing time yang berguna

Anak saya kerap bawa rubiknya ke mana saja. Ukurannya yang kecil,  praktis untuk dibawa di dalam tas.

8. Belajar untuk ‘menantang’ diri untuk memenuhi target belajar

Setelah menjanjikan akan membelikan rubik yang lebih rumit,  anak saya dapat menusun rubik kurang dari semenit, dan makin semangat untuk latihan speedcube. Tidak membutuhkan waktu yang lama, ia dapat menunjukkan kalau ia sanggup menjawab tantangan yang saya berikan.

9. Membuat anak menjadi lebih inovatif

Salah satunya dengan membuat warna rubik dalam formasi/wujud bentuk tertentu.

10. Untuk anak yang umurnya lebih kecil, rubik dapat menjadi alat untuk mengenali warna

Membedakan warna biru, kuning, dan merah merupakan hal sederhana bagi orang dewasa, tetapi lebih sulit untuk anak-anak yang baru mulai mengenal warna.

Proses belajar mengenal warna sebaiknya diperkenalkan sejak dini agar perkembangan visual si kecil bisa bertahap. Orangtua dapat menggunakan rubik sebagai medianya. Balita di atas usia 3 tahun boleh untuk mulai bermain rubik dengan pengawasan orang tua, hal ini untuk mencegah sang balita memasukkan rubik yang notabene terbuat dari plastik ke dalam mulut.

Penutup

Permainan rubik ini terasa sulit, namun sebanding dengan manfaat yang diperoleh si kecil ya, Bun.  Ada sensasi relaksasi ketika terhanyut mencoba memecahkannya. Yuk, sebagai orangtua terus beri dukungan supaya hobi si kecil berkembang secara positif. Jika sudah cekatan ‘solve’, tentu bisa menjadi mood booster.

.

bahan bacaan tambahan : Permainan kubus Rubik dan kaitanya dengan Grup Simetrik

READ ALSO:  Anak Malas Baca Buku? Yuk, Simak Tips untuk Memilih Buku Bacaan yang Tepat