Apple Watch akan memiliki touch ID

Apple Watch akan memiliki touch ID

Apple dikabarkan telah mendaftarkan paten untuk teknologi Touch ID pada perangkat smartwatch-nya, Apple Watch. Menurut Anda seperti apa teknologi ini akan bekerja?

Pengajuan Paten sistem penginderaan biometrik tombol tertutup

Ya, berdasarkan informasi yang diterbitkan oleh Lembaga paten di Amerika Serikat, ternyata Apple telah mendaftarkan paten tersebut sejak 5 Juli 2022 dengan judul “perangkat elektronik memiliki sistem penginderaan biometrik tombol tertutup”. Pengajuan paten menyangkut metode pemasangan sensor sidik jari di jam tangan pintar.

Selain menjelaskan aspek teknis dan berbagai cara untuk mewujudkannya, Apple juga menjelaskan beberapa skenario untuk menggunakan teknologi yang dipatenkan. Misalnya, skema yang dilampirkan di bawah ini menunjukkan bahwa tombol samping identik dengan tombol Touch ID di iPad Air.

Apple Watch memang memiliki cukup ruang di samping untuk membuat tombol sebesar itu, jadi ide Apple tidak terdengar terlalu aneh. Selain berfungsi sebagai tombol daya, mengetuknya akan menjadi cara otentikasi biometrik dari berbagai fungsi.

Sensor Touch ID

Menariknya, pendaftaran paten memberikan gambaran umum tentang penempatan sensor sidik jari di dalam tombol mahkota yang dapat diputar. Sementara bagian statis di tengah memiliki sensor Touch ID yang tersembunyi di balik permukaan datar.

Paten juga mengungkapkan sensor sidik jari dalam layar, solusi umum yang ditemukan di ponsel Android.

“Layar juga dapat memberikan permukaan input untuk satu atau lebih perangkat. Misalnya, perangkat penginderaan sentuh dan / atau sensor sidik jari,” bunyi pengajuan paten.

READ ALSO:  Desain resmi Samsung Galaxy Watch 5 Series dirilis

Pernyataan: untuk apa teknologi Touch ID di Apple Watch? Sensor sidik jari pada perangkat tidak hanya untuk membuka kunci perangkat, tetapi juga mengotorisasi transaksi, Mengirim perangkat, hingga mengaktifkan aplikasi yang sedang berjalan di perangkat lain.

Seperti diketahui, Apple Watch mampu melakukan banyak fungsi yang mengesankan, seperti elektrokardiogram, mengukur tingkat saturasi oksigen darah, hingga melakukan pembayaran. Dengan banyaknya informasi sensitif yang tersimpan di dalamnya, tentunya dibutuhkan tingkat keamanan yang tinggi.

Nah, melihat fungsi-fungsi ini, tampaknya Apple merasa perlu untuk bertanggung jawab atas keamanan pengguna. Dalam situasi ini, tentu saja, keamanan biometrik adalah cara yang benar.