CARA MENANAM BUAH NAGA

Buah Naga merupakah buah yang cukup digemari akhir akhir ini.
Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, Indonesia dan Malaysia. Buah ini juga dapat ditemui di Okinawa, Israel, Australia utara dan Tiongkok selatan. Hylocereus hanya mekar pada malam hari.

Selain cocok dihidangkan dalam bentuk sup buah dengan dicampur buah lainnya, buah ini bermanfaat bagi penderita penyakit tertentu.
Buah naga sangat mudah didapatkan di pasar dan toko buah. Meski demikian, ada baiknya untuk mencoba menanam sendiri buah naga di rumah. Berikut tipsnya:
buah naga
BACA: CARA MENANAM BUNGA LAVENDER

 1. Pilih batang yang sudah tua, dan sebaiknya yang sudah pernah berbuah. Atau, pilih yang bentuk batangnya mengarah ke atas. Lalu << tancapkan di media tanam.
2. Jika ingin menanamnya dalam pot, masukkan campuran media tanam yang terdiri dari tanah, pupuk, dan pasir, masing-masing berbanding satu (1:1:1). Pasir bisa diganti sekam bakar. Namun, jika tanahnya sudah porous, tak perlu pasir lagi.
3. Gunakan alat khusus untuk mengetes tingkat pH (asam dan basa) tanah.
4. Pilih penyangga besi untuk menahan >> batangnya agar tak terlalu melengkung ke bawah.
5. Di masa vegetatif, akan muncul cabang-cabang baru yang sehat, berbentuk runcing, dan ujungnya berwarna kemerahan. Buang batang-batang yang tumbuh dari bawah, karena tak ada gunanya.
6. Berikan pupuk pertama saat baru saja ditanam. Pemupukan kedua dilakukan setelah 6 bulan sejak ditanam, atau menjelang musim panen. Pemupukan ketiga, berikan setelah musim panen usai. Beri pupuk dalam dosis ½ -nya, dengan jangka waktu agak sering.
<< 7. Sebaiknya, korek dulu sekitar media tanamnya lalu beri pupuk di sekelilingnya. Maksudnya, agar ketika hujan datang, pupuk tak ikut larut dengan air hujan. Jika media tanamanya digali dan masih berwarna hitam, artinya masih ada sisa pupuk lama di sana

Pada umumnya, buah naga dibudidaya dengan cara stek atau penyemaian biji. Tanaman akan tumbuh subur jika media tanam porous (tidak becek), kaya akan unsur hara, berpasir, cukup sinar matahari dan bersuhu antara 38-40 °C. Jika perawatan cukup baik, tanaman akan mulai berbuah pada umur 11-17 bulan. Buah naga sangat adaptif dibudidaya di berbagai daearah dengan ketinggian di 0–1200 m dpl. Hal terpenting adalah mendapatkan sinar matahari yang cukup merupakan syarat pertumbuhan buah naga merah.

Buah naga dapat berkembang dengan kondisi tanah dan ketinggian lokasi apapun, namun tumbuhan ini cukup rakus akan unsur hara, sehingga apabila tanah mengandung pupuk yang bagus, maka pertumbuhannya akan baik. Dalam waktu 1 tahun, pohon buah naga dapat mencapai ketinggian 3 meter lebih. Berdasarkan beberapa sumber, buah naga belum banyak dibudidayakan di Indonesia. Sementara ini, daerah Mojokerto, Jember, Malang, Pasuruan, Banyuwangi, Ponorogo, Wonogiri, Kalibawang, Kulon Progo, Batam dan Bandung merupakan daerah yang telah membudidayakan tanaman ini. 

0 Response to "CARA MENANAM BUAH NAGA"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel