Contoh langkah pembelajaran dengan pendekatan Scientific

Chemistricks.com - Contoh langkah pembelajaran dengan pendekatan Scientific

Sekolah                   : SMP…
Mapel                    : IPS
Kelas/Sem              : VII/ 1
Tema                     : Konektivitas antar ruang, waktu, dan manusia


       Kompetensi Dasar:
No.
Kompetensi Dasar
  1.  
1.3   Menghargai karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya

  1.  
2.3   Menunjukkan perilaku santun, peduli, dan menghargai perbedaan pendapat dalam interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sebaya

  1.  
3.1   Memahami aspek keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu dalam lingkup regional serta perubahan dan keberlanjutan kehidupan manusia (ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, dan politik)
       

Indikator:


3.1.1. mendeskripsikan dengan benar adanya konektivitas antarruang
3.1.2. mendeskripsikan dengan benar adanya
          konektivitas antarwaktu
3.1.3. mencontohkan dengan tepat  adanya konektivitas antarruang dan waktu
3.1.4. membedakan dengan tepat adanya konektivitas antarruang, waktu, dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia
3.1.5. menjelaskan dengan tepat adanya konektivitas antarmanusia (interaksi sosial)
          dalam ruang dan waktu

  1.  
4.3   Mengobservasi dan menyajikan bentuk-bentuk dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi di lingkungan masyarakat sekitar


Indikator:

4.3.1.  memaparkan hasil analisis keterkaitan antarruang, antarwaktu, dan antarmanusia.
4.3.2. menyajikan rancangan kegiatan dengan tema “Upaya-upaya pencegah terjadinya bencana banjir”.

Langkah-Langkah Pembelajaran
Pendahuluan (...menit)
1.         Pengkondisian peserta didik
2.         Melakukan appersepsi tentang bencana banjir yang kerap terjadi. Di mana, kapan, dan mengapa bisa terjadi, siapa yang sering menjadi korban, apa yang dilakukan oleh masyarakat korban banjir ketika menghadapi bencana tersebut.
3.         Menyampaikan tujuan pembelajaran

Kegiatan Inti (... menit)
1.      Peserta didik mengamati gambar-gambar (foto-foto, slide) tentang hutan yang gundul, hujan deras, orang membuang sampah sembarangan, sungai meluap, banjir besar. slide, atau video klip seputar bencana banjir di suatu tempat. Disarankan fenomena-fenomena tersebut yang terjadi di lingkungan terdekat.
2.      Guru menyampaikan pertanyaan dan mendorong peserta didik didorong untuk bertanya dan menjawab pertanyaan dari guru atau peserta didik yang lain
Misalnya, setelah mengamati gambar atau menyaksikan tayangan video siswa didorong untuk bertanya, tentang mengapa hutan digunduli, untuk apa kayu-kayu yang ditebangi, siapa yang melakukan, siapa yang dbiasa membuang sampah sembarangan, mengapa sungai meluap, mengapa terjadi banjir, apakah ada hubungan antar semuanya itu? Pertanyaan atau permasalahan pokok apa yang bisa dimunculkan dari fenomena tersebut? Guru dapat menginisiasi pertanyaan pertanyaan kunci ketika siswa belum memunculkannya.
3.      Mencoba (Experimenting) atau Mengumpulkan Data : Siswa menyaksikan video klip tentang banjir yang terjadi di lingkungan siswa. Siswa  diminta untuk mencatat berbagai fakta yang diperlukan
4.      Menalar /mengasosiasi data, meghubungkan  sampai membuat kesimpulan : Misalnya peserta didik diajak untuk membaca buku siswa halaman 2-6 tentang konsep ruang, waktu, konektivitas, dan interaksi sosial, dan menghubungkannya dengan fenomena yang terjadi dalam tayangan video maupun gambar-gambar yang telah diamati sebelumnya.
5.      Secara bersama-sama setelah peserta didik membaca buku, mengamati gambar, dan menyaksikan tayangan video, mereka diminta untuk membuat kesimpulan megenai hubungan buang sampah sembarang, penggundulan hutan, banjir dan kerugian akibat bencana banjir.
6.      Mengkomunikasikan : Siswa mempresentasikan hasil analisis datanya di kelas. Di saming itu siswa juga bisa diminta untuk mengunggahnya (upload) di blog masing-masing. Untuk kepentingan ini setiap siswa bisa diwajibkan memiliki blog sendiri.

Penutup (... menit)
(1)   Kesimpulan
Peserta didik bersama guru membuat kesimpulan hasil pembelajaran
(2)   Evaluasi :
Dilakukan melalui tes secara tertulis, mengenai  contoh bentuk konektivitas antar ruang dan waktu yang ada di lingkungan sekitarmu.
(3)   Refleksi :
Peserta didik  diminta menjawab pertanyaan reflektif misalnya, apakah pembelajaran hari ini menyenangkan? Pengetahuan berharga/baru apa yang kamu peroleh pada pembelajaran kita hari ini? Bagaimana sebaiknya sikap kita kalau memperoleh sesuatu yang berharga/baru.
(4)   Penugasan

a.     
Sekolah: SMA Harmonisasi
Kelas/Semester: X / I
Mata Pelajaran: Sejarah Indonesia
Topik: Kehidupan masyarakat, pemerintahan dan kebudayaan pada masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

 
Contoh pendekatan saintifik  dalam pembelajaran di  SMA





Kompetensi Dasar


1.1    Menghayati keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan ajaran agamanya
1.2    Menghayati keteladanan para pemimpin dalam toleransi antar umat beragama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari
2.1    Menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli terhadap berbagai hasil budaya pada masa pra aksara, Hindu-Buddha dan Islam
2.3    Berlaku jujur dan bertanggung-jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran sejarah
3.7   Mengidentifikasi karakteristik kehidupan masyarakat, pemerintahan dan kebudayaan pada masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia dan menunjukkan contoh bukti-bukti yang masih berlaku pada kehidupan masyarakat Indonesia masa kini
4.4    Menyajikan hasil analisis dalam bentuk tulisan tentang nilai-nilai dan unsur budaya yang berkembang pada masa kerajaan Hindu-Budda dan masih berkelanjutan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada masa kini
 
 















Langkah-Langkah Pembelajaran

















Kegiatan
Deskripsi
Alokasi waktu
Pendahuluan
·         Pengkondisian peserta didik
·         Appersepsi: tanya jawab materi sebelumnya mengenai Teori tentang proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan  Hindu-Buddha di Indonesia dan dihubungkan dengan topik yang akan disampaikan
·         Menyampaikan tujuan pembelajaran
...menit
Inti
·         Melakukan pengamatan gambar Candi Borobudur dan Candi Prambanan
·         Melakukan tanya jawab singkat tentang candi Borobudur dan Candi Prambanan
·         Mengumpulkan data melalui studi pustaka tentang candi Borobudur dan Candi Prambanan dengan historisnya
·         Menganalisis tentang bentuk bangunan Candi Borobudur dan Candi Prambanan
·         Menarik kesimpulan tentang kebenaran bangunan candi Borobudur dan candi Prambanan sebagai:
1.         Wujud akulturasi budaya masa Hindu-Buddha di Indonesia berupa bahasa dan religi/kepercayaan
2.         Wujud akulturasi budaya masa Hindu-Buddha di Indonesia berupa organisasi sosial kemasyarakatan
3.         Wujud akulturasi budaya masa Hindu-Buddha di Indonesia berupa sistem pengetahuan dan peralatan hidup
4.         Wujud akulturasi budaya masa Hindu-Buddha di Indonesia berupa kesenian
5.         Gambar peninggalan Hindu-Buddha di Indonesia yang tidak terpelihara
·         Mengkomunikasikan tentang keberadaan candi Borobudur dan Prambanan sebagai wujud akulturasi budaya hindu dan budha di Indonesia
... menit
Penutup
·         Menyimpulkan materi kehidupan masyarakat, pemerintahan dan kebudayaan  pada masa  kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
·         Evaluasi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran
·         Melakukan refleksi tentang pelaksanaan pembelajaran
·         Pemberian tugas “membuat tugas kehidupan masyarakat, pemerintahan dan kebudayaan  pada masa  kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia dalam bentuk makalah”.

20     enit


0 Response to "Contoh langkah pembelajaran dengan pendekatan Scientific"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel