Apa itu Natrium?

Chemistricks.com - Apa itu natrium?
Natrium atau sodium adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Na dan nomor atom 11. Natrium adalah logam reaktif yang lunak, keperakan, dan seperti lilin, yang termasuk ke logam alkali yang banyak terdapat dalam senyawa alam (terutama halite). Dia sangat reaktif, apinya berwarna kuning, beroksidasi dalam udara, dan bereaksi kuat dengan air, sehingga harus disimpan dalam minyak. Karena sangat reaktif, natrium hampir tidak pernah ditemukan dalam bentuk unsur murni.
Sifat utama
Seperti logam alkali lainnya, natrium adalah unsur reaktif yang lunak, ringan, dan putih keperakan, yang tak pernah berwujud sebagai unsur murni di alam. Natrium mengapung di air, menguraikannya menjadi gas hidrogen dan ion hidroksida. Jika digerus menjadi bubuk, natrium akan meledak dalam air secara spontan. Namun, biasanya ia tidak meledak di udara bersuhu di bawah 388 K. Natrium juga bila dalam keadaan berikatan dengan ion OH- maka akan membentuk basa kuat yaitu NaOH.
Natrium adalah salah satu unsur utama dari kerak mineral, sedimen, dan perairan laut. Natrium dan klorin adalah dua elemen yang paling banyak dalam air laut. Mineral utamanya adalah garam yang mengendap akibat penguapan air laut. Tidak mudah mengamati reaksi mineral di dasar laut, di mana natrium dihilangkan dari larutan menjadi mineral lempung karena adanya daerah penguapan yang kuat dan curah hujan garam yang tersebar di seluruh dunia. Berdasarkan prosesnya, natrium terakumulasi terus-menerus di laut kemudian dibawa oleh aliran sungai ke tanah. Oleh karena itu, kita bisa memperkirakan usia laut dengan cara mentukan massa natrium di laut dan impor tahunan sungai. Setelah itu, natrium yang berada dalam tanah diserap oleh tumbuhan. Kemudian tumbuhan dimakan oleh hewan dan manusia. Hewan dan manusia mati, feses dan urinnya akan terurai. Oleh bakteri diuraikan sehingga dapat diserap kembali oleh tumbuhan dan seperti biasa akan terulang.
Natrium merupakan elemen keempat terbanyak di bumi, ini dipengaruhi luas lautan yang menutupi sebagian besar permukaan bumi dan merupakan logam alkali dengan persentase terbanyak di bumi. Unsur ini termasuk Logam Alkali yang merupakan unsur reaktif yang lunak, ringan, dan putih keperakan, karena sangat reaktif natrium hampir tidak pernah ditemukan dalam bentuk unsur murni, melainkan dalam keadaan terikat dengan unsur lain. Natrium akan mengapung di air dan jika digerus menjadi bubuk dan dimasukkan ke dalam air akan menyebabkan reaksi dashyat pembentukan gas hidrogen, jika natriumnya dalam jumlah banyak dapat menimbulkan ledakan.
Reaksi dashyat antara Natrium dengan Air
Laut merupakan sumber utama dari Natrium yang berbentuk NaCl terlarut, konsentrasi ion Na+ dalam air laut adalah 0,47 molar. Selain berupa NaCl, Natrium pada permukaan bumi tersebar sebagai :
•    Natron (Na2C03.10H20)
•    Kriolit (Na3AlF6)
•    Sendawa Chili (NaNO3)
•    Albit (Na2).Al2O3.3SiO2)
•    Boraks (Na2B4O7.1OH2)
Manfaat Natrium
Dulu natrium digunakan untuk pembuatan TEL (Tetra Ethyl Lead), atau kita lebih mengenalnya dengan timbal yang digunakan untuk menaikkan nilai oktan dari bahan bakar fosil, tetapi pada masa sekarang hal ini dihentikan karena mengandung racun yang sangat berbahaya bagi lingkungan juga makhluk hidup. Natrium juga digunakan untuk mengisi lampu penerangan jalan dan kendaraan, karena emisi cahaya yang dikeluarkan unsur ini berwarna kuning dan dapat menembus kabut. Natrium memiliki peran penting pada metabolisme makhluk hidup, dan juga berperan dalam menghantarkan konduksi saraf dan memelihara keseimbangan osmosis darah juga pH darah.
Manfaat dari Natrium-natrium adalah, NaOH disebut soda api > Digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan sabun, detergen, kertas, dan serat rayon. Na2CO3 (Natrium karbonat) dikenal dengan nama soda > Digunakan dalam industri kaca, melunakkan air sadah dan menghilangkan noda minyak. NaHCO3 (Natrium bikarbonat) juga disebut soda kue > Digunakan untuk pembuatan kue. Na-glutamat, digunakan sebagai penyedap makanan. Na-benzoat, digunakan sebagai pengawet makanan dalam kaleng.
Kelimpahan Natrium
•    Lapisan bumi = 23000 ppm
•    Air laut = 10500 ppm
•    Matahari = 1910000 relatif terhadap H=1exp12
Natrium banyak ditemukan diberbagai mineral logam misalnya sebagai NaCl, amphibole, kriolit, soda niter, dan zeolit. Natrium banyak terdapat di bintang yang ada diluar angkasa berdasarkan spektra garis D-nya dan bertanggung jawab terhadap cahaya hampir kebanyakan bintang.

Sifat Kimia Natrium
•    Nama : Natrium
•    Simbol : Na
•    Nomor atom : 11
•    Nomor massa: 22.989
•    Keadaan standar : padatan
•    Warna : putih keperakan
•    Klasifikasi dalam sistem periodik : Logam
•    Total isotop : 22
•    Total isomer 2
•    Isotop radioaktif = 19
•    Isotop stabil : 1
•    Elektronegatifitas pauli : 0.9
•    Entalpi atomisasi : 108.4 KJ/mol
•    Entalpi fusi : 2.59 KJ/mol
•    Entalpi penguapan : 89.04 KJ/mol
•    Panas penguapan= 96 KJ/mol
•    Volume molar : 23.7 cm3/mol
•    Jari-jari ionik : 2.23 Amstrong
•    Jari-jari kovalen : 1.54 Amstrong
•    kristal struktur : CCB kubus berpusat badan
Sifat Fisika Natrium
•    Densitas : 0.97 g/cm3
•    Titik leleh : 97.5
•    Titik didih : 883
•    Potensial standar : -2.7 V
•    Penemu : Sih Humphrey Davy 1807
•    Koefisien ekspansi liner termal : 70.6x10exp-5 /K
•    Konduktivitas termal = 1.41 W/cmK
•    Konduktifitas listrik : 0.21x10exp-6/ohm.cm
•    Kalor jenis : 1.23 J/gK
•    Tekanan uap : 0.0000143 Pa pada 961 C

Natrium hidroksida (NaOH)
Natrium hidroksida (NaOH), juga dikenal sebagai soda kaustik atau sodium hidroksida, adalah sejenis basa logam kaustik. Natrium Hidroksida terbentuk dari oksida basa Natrium Oksida dilarutkan dalam air. Natrium hidroksida membentuk larutan alkalin yang kuat ketika dilarutkan ke dalam air. Ia digunakan di berbagai macam bidang industri, kebanyakan digunakan sebagai basa dalam proses produksi bubur kayu dan kertas, tekstil, air minum, sabun dan deterjen. Natrium hidroksida adalah basa yang paling umum digunakan dalam laboratorium kimia.
Natrium hidroksida murni berbentuk putih padat dan tersedia dalam bentuk pelet, serpihan, butiran ataupun larutan jenuh 50%. Ia bersifat lembap cair dan secara spontan menyerap karbon dioksida dari udara bebas. Ia sangat larut dalam air dan akan melepaskan panas ketika dilarutkan. Ia juga larut dalam etanol dan metanol, walaupun kelarutan NaOH dalam kedua cairan ini lebih kecil daripada kelarutan KOH. Ia tidak larut dalam dietil eter dan pelarut non-polar lainnya. Larutan natrium hidroksida akan meninggalkan noda kuning pada kain dan kertas. []

0 Response to "Apa itu Natrium?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel