7 Tips Menulis 5 Artikel Blog dalam Satu Hari


Portal Tricks

Mengelola sebuah blog tidak bisa dilepaskan dari aktivitas menulis. Jadi, keterampilan menulis mutlak harus dimiliki oleh seorang blogger. Dengan keterampilan menulis yang memadai, sebuah blog akan enak dibaca dan pada akhirnya para pengunjung merasa betah untuk menyimak setiap artikel yang di-posting. Dengan demikian, traffic blog pun akan terjaga. Dalam artikel kali ini kami akan sedikit berbagi tips menulis 5 artikel dalam satu hari.


Sebenarnya untuk menulis artikel di blog, kita hanya perlu untuk berusaha menulis sesuatu yang bermanfaat, itu saja. Apalagi untuk membangun blog yang hendak dimonetisasi dengan Program Google Adsense, Anda harus menulis artikel dengan konten yang "kaya" dan dapat memberi manfaat bagi orang banyak, itulah artikel yang disukai oleh Google Adsense. Kita tinggal mewujudkan ide tulisan yang datangnya bisa dari mana saja.

Berikut ini tips agar kita bisa menulis 5 artikel dalam satu hari.

1) Siapkan alat tulis di mana saja Anda berada

Agar produktif dalam menulis, hal paling sepele yang perlu kita siapkan adalah menyiapkan alat tulis kapan saja dan di mana saja kita berada. Alat tulis yang kita persiapkan bisa berupa ponsel pintar, block note, atau sekadar kertas kecil dan pena. Hal ini sangat bermanfaat untuk menangkap dan mencatat setiap ide tulisan yang didapatkan, entah itu yang tiba-tiba terlintas di dalam benak, kita lihat, atau dari aktivitas reseptif (menerima informasi) baik secara lisan maupun tulisan.

Catatlah semua ide yang melintas tersebut agar tidak hilang, walaupun kita hanya mencatat rencana judul tulisan yang hendak kita buat, atau hanya berupa kata kunci. Jika kita hanya mengandalkan ingatan saja, hanya menyimpan ide di dalam kepala, acapkali ide itu lupa. Sayang sekali.

2) Menulis topik/tema yang dikuasai, misalnya menulis tentang hobi.

Tidak ada saran yang lebih jitu selain menulis topik/tema yang dikuasai. Selain itu, juga menulis sesuatu yang disenangi, misalnya hobi. 

Seseorang yang memiliki hobi mengutak-atik komputer, misalnya, biasanya dia pun secara otomatis menguasai dalam bidang komputer tersebut. 
Seseorang yang hobi memancing, biasanya akan dapat "berbicara banyak" terhadap kegiatan memancing dan serba-serbinya mulai dari manfaat memancing, peralatan memancing, waktu favorit untuk memancing, hasil tangkapan, sampai pada beberapa tempat perairan yang pernah dikunjunginya untuk memancing.
Namun demikian, untuk blog yang Anda buat sebaiknya memang spesifik menyasar pada suatu topik/tema tertentu. Istilahnya, Anda perlu memilih niche blog yang bagus jika memang Anda bertujuan untuk memonetisasi blog Anda. (Artikel tentang contoh-contoh niche blog yang bagus/disukai Adsense bisa Anda baca di sini)

3) Membuat draft/kerangka tulisan

Draft/kerangka tulisan sangat penting terutama bagi blogger pemula/penulis pemula. Keuntungan membuat draft/kerangka tulisan terlebih dahulu adalah tulisan yang dihasilkan menjadi sistematis, terstruktur, tidak akan melenceng dari garis besar tema/topik tulisan yang hendak dibahas, dan yang terpenting adalah memudahkan penulis dalam menulis artikel.

Bagi mereka para penulis yang sudah mahir, mereka bisa saja menulis artikel semudah berbicara atau meludah, bisa menghasilkan tulisan hanya dengan sekali duduk! Adapun tulisan yang dihasilkannya pun bisa sistematis dan enak dibaca! Namun, bagi penulis pemula, tentu hal itu mustahil tercapai tanpa latihan yang terus menerus berkesinambungan. Dan pada tahap ini, kehadiran draft/kerangka tulisan menjadi penting bahkan wajib!

4) Membiasakan diri menulis cepat

Setelah draft/kerangka tulisan selesai disusun, segeralah menuliskan semua ide dengan cepat. Pada tahap ini, abaikan kesalahan ketikan/penulisan (typo), dan juga logika kalimat kita bereskan belakangan. "Muntahkah" semua yang ada di kertas/blank document sampai tidak ada yang tersisa!

Nah, setelah semua tertuangkan di dalam kertas, kini mulailah Anda melakukan proses editing/menyunting/membetulkan tulisan, mulai dari kesalahan ketik sampai logika dan keruntutan kalimat atau paragraf.

Salah satu hambatan seorang penulis pemula dalam menghasilkan tulisan adalah keinginan untuk membuat tulisan sekali jadi dan langsung bagus. Tentu saja itu salah. Bila kita belum mencapai taraf mahir, maka membuat tulisan langsung jadi tanpa editan adalah hal yang hampir mustahil. Bisa-bisa malah kita buntu dan tidak jadi menulis.

Oleh sebab itu, keuntungan menulis cepat adalah kita bisa menulis dengan ide-ide yang mengalir. Kita tinggal tuliskan saja apa yang ada di kepala kita.Bila sudah, baca kembali tulisan tersebut, endapkan, dan baru kita edit/sunting tulisan kita, buang yang tidak perlu, tambahi yang perlu ditambahkan, dan finishing tulisan kita.

Jika Anda telah terbiasa menulis cepat, perlahan namun pasti kemampuan menulis Anda akan terasah dengan sendirinya. Hingga pada suatu saatnya nanti, Anda akan sampai pada taraf menulis tanpa draf dan "sekali jadi".

5) Memiliki waktu favorit untuk menulis

Pada point 1 telah kami jelaskan pentingnya menyiapkan alat tulis kapan saja dan di mana pun Anda berada untuk mencatat ide-ide yang bisa dikembangkan menjadi sebuah artikel.

Nah, pada point ini kami menyarankan kepada Anda untuk memiliki waktu favorit/waktu khusus untuk menuliskan semua ide yang telah dicatat tadi.

Waktu menulis favorit ini bisa berbeda bagi masing-masing penulis. Ada seseorang yang suka menulis pada tengah malam, sebelum subuh, pagi hari sambil ngopi, menulis ketika sedang bahagia, menulis hanya ketika sedang sedih, atau hanya menulis pada waktu senggang.

Bila kita memiliki waktu yang telah dijadwalkan itu, cobalah untuk tetap konsisten menulis pada waktu tersebut. 

Sebenarnya waktu khusus ini kami sarankan hanyalah untuk sarana ajakan untuk mendisiplinkan diri untuk konsisten menulis. 

6) Memiliki teman untuk berbagi ide dan pengalaman

Teman yang baik adaah teman yang bisa diajak untuk sharing, berbagi, saling melengkapi, atau menasihati. Juga seorang teman mengobrol. Dari obrolan dengan teman, saling berbagi, bisa jadi akan menghasilkan ide-ide tulisan yang segar.

7) Peka terhadap situasi, jeli menangkap ide

Kepekaan. Ya, seorang penulis harus peka terhadap situasi yang dihadapinya. Misalnya, ketika dia sedang bersantai, menyempatkan makan di sebuah kafe atau warung tenda, dia bisa mendapatkan ide dari sana untuk membuat sebuah tulisan, asalkan dia peka dan jeli. 

Dalam hal ini, jangan lupa, libatkan juga panca indera dan perasaan kita dalam setiap situasi agar tulisan yang kita hasilkan pun terasa "bertenaga", dan "bernyawa".
Demikian 7 Tips menulis 5 artikel blog dalam satu hari dari kami. Semoga bermanfaat.

Salam sukses!

0 Response to "7 Tips Menulis 5 Artikel Blog dalam Satu Hari"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel