Kimia Dasar

shares |

Chemistricks.com - Kimia dasar (General Chemistry) adalah bagian dari ilmu kimia yang memperlajari hukum-hukum dasar yang berlaku pada materi, dasar-dasar sifat materi, dan susunan dasar materi.
gambar oleh pixabay

1.     Pengertian materi,massa,dan kegunaan ilmu kimia.
A.   Materi
Materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang .contohnya air,batu,pasir,tanah,oksigen,kayu,besi dll.sedangkan zat adalah sebutan sebutan untuk materi yang sifatnya lebih spesifik (khusus).sedangkan bahan adalah sebutan untuk materi yang sifatnya kurang spesifik.

Massa
(berasal dari bahasa Yunani μάζα) adalah suatu sifat fisika dari suatu benda yang digunakan untuk menjelaskan berbagai perilaku objek yang terpantau. Massa sebuah benda merupakan banyaknya zat (materi)yang terkandung di dalam sebuah benda tersebut. Massa suatu benda berbeda dengan berat suatu benda.Massa benda menunjukan jumlah materi yang menyusun  benda tersebut.Oleh karena itu,massa benda sifat nya tetap di semua tempat.Massa dinyatakan dalam kilogram(KG).Berat benda adalah gaya yang menyatakan besarnya Tarikan  gravitasi terhadap benda yang  mempunyai massa.Oleh karena itu,berat suatu benda akan berbeda di tempat yang berbeda.Karena berat merupakan gaya,maka satuan berat adalah Newton(N).Dua benda dengan massa yang sama bils di timbang di tempat yang memiliki gravitasi sama,akan memiliki berat yang sama pula.

Kegunaan ilmu kimia
dapat mengubah bahan alam menjadi suatu produk (barang jadi yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari,

manusia dapat mengerti dan memahami cara memenuhi kebutuhan hidupnya,

manusia lebih memahami tentang alam sekitar dan mengetahui proses yang terjadi didalamnya

manusia memahami gejala yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari,

manusia memahami proses yang berlangsung dalam tubuhnya dan cara menjaga kesehatan tubuhnya.



Perbedaan sifat fisika dan sifat kimia
sifat fisika :sifat materi yang ada hubungannya dengan sifat fisika.sedangkat perubahan fisika adalah perubahan yang terjadi pada suatu benda tanpa membentuk zat baru

sifat kimia:sifat kimia mempunyai kecenderungan untuk mengadakan reaksi kimia,perubahan pada kimia adalah perubahan yang terjadi pada suatu benda yang membentuk zat baru.

3.     Perubahan fisika dan kimia
A.   perubahan fisika : perubahan pada fisika hanya terjadi pada perubahan bentuk tanpa menghasilkan senyawa baru.contoh perubahan fisika adalah perubahan wujud misalnya; proses pembekuan pada esbatu,penguapan,penyubliman,pengembunan dan pengkristalan. perubahan bentuk,misalnya : dari beras menjadi tepung,dari gandum menjadi terigu,dari benang menjadi kain perubahan rasa berdasarkan alat indra  misalnya : perubahan suhu,perubahan rasa.
Perubahan kimia,perubahan kimia adalah perubahan dari suatu zat atau materi yang menyebabkan terbentuknya materi(senyawa baru), contoh perubahan kimia adalah:pembakaran bahan bakar pada speda motor,dari bensin (cair)menjadi energi serta asap knalpotproses terjadinya fotosintesis pada tumbuh-tumbuhan,yang mengubah air,sinar matahari,mineral dan karbondioksida menjadi makanan serta oksigen
4.     Membedakan antara Unsur,dan senyawa,campuran homogen dan campuran hydrogen
a.     unsur
Unsur adalah suatu zat yang sudah tidak bisa dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil.

Contoh unsur :
– Unsur Emas / Au (Aurum)
– Unsur Nitrogen / N
– Unsur Platina / Pt
– Unsur Karbon / Carbon /

Senyawa
Senyawa adalah zat tunggal yang terdiri atas beberapa unsur yang saling kait-mengait.

Contoh Senyawa :
– Senyawa Oksigen / O2
– Senyawa Air / H2O
– Senyawa Alkohol / C2 H5 OH
– Senyawa Garam Dapur / NaCl

Campuran Homogen
campuran homogen merupakan campuran dimana semua bagian campuran memiliki susunan bagian yang sama dan seragam,campuran homogen sering juga disebut larutan.

contoh larutan homogen adalah teh dan susu,larutan the dan susu termasuk campuran homogen karena kita tidak bisa membedakan komponen-komponen dari larutan tersebut dan setiap komponen memiliki susunan merata di setiap bagian larutan.

Campuran heterogen
campuran heterogen adalah  campuran yang susunannya tidak seragam atau tidak sama.

contoh campuran heterogen adalah campuran antara batu kerikil dan tanah,karena kita masih bisa membedakan  komponen-komponen penyusunnya.



5.     Menjelaskan hukum kekekalan massa,hukum perbandingan dan hukum perbandingan berganda
a.     Hukum kekekalan massa
hukum kekekalan massa di kemukakan oleh oleh Antoine Laurent Lavoisier yang berbunyi “dalam sebuah reaksi massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama” dengan kata lain massa tidak dapat diciptakan dan di musnahkan,artinya selama reaksi tidak ada atom-atom pereaksi dan atom hasil pereaksi yang hilang. Pernyataan yang umum digunakan untuk menyatakan hukum kekekalan massa adalah massa dapat berubah bentuk tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Untuk suatu proses kimiawi di dalam suatu sistem tertutup, massa dari reaktan harus sama dengan massa produk.

HUKUM KEKEKALAN MASSA = HUKUM LAVOISIER
“Massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap”.

Contoh:
hidrogen  + oksigen  ®   hidrogen oksida
(4g)         (32g)               (36g)

Hukum perbandingan tetap
Hukum perbandingan tetap ditemukan oleh Joseph Proust, seorang ahli kimia Perancis. Hukum perbandingan tetap menyatakan, seperti namanya, “perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa adalah tertentu dan tetap”. Jadi, senyawa apapun dimanapun pasti terdiri dari perbandingan massa yang pasti.

Contoh:
a. Pada senyawa NH3 : massa N : massa H
= 1 Ar . N : 3 Ar . H
= 1 (14)  : 3 (1) = 14 : 3
b. Pada senyawa SO3 : massa S : massa 0
= 1 Ar . S : 3 Ar . O
= 1 (32) : 3 (16) = 32 : 48 = 2 : 3

Keuntungan dari hukum Proust:
bila diketahui massa suatu senyawa atau massa salah satu unsur yang membentuk senyawa tersebut make massa unsur lainnya dapat diketahui.

Contoh:
Berapa kadar C dalam 50 gram CaCO3 ? (Ar: C = 12; 0 = 16; Ca=40)
Massa C = (Ar C / Mr CaCO3) x massa CaCO3
= 12/100 x 50 gram = 6 gram
massa C
Kadar C = massa C / massa CaCO3 x 100%
= 6/50 x 100 % = 12%

Hukum perbandingan berganda
Pada saat mengajukan hukum ini, rumus kimia senyawa belum diketahui. Hukum ini diajukan John Dalton, ahli kimia Inggris sekaligus penemu teori atom modern. Hukum ini menyebutkan bahwa “jika massa salah satu unsur dalam dua senyawa sama, maka perbandingan massa unsur lainnya merupakan bilangan bulat dan sederhana”.

Contoh:

Bila unsur Nitrogen den oksigen disenyawakan dapat terbentuk,
NO dimana massa N : 0 = 14 : 16 = 7 : 8
NO2 dimana massa N : 0 = 14 : 32 = 7 : 16

Untuk massa Nitrogen yang sama banyaknya maka perbandingan massa Oksigen pada senyawa NO : NO2 = 8 :16 = 1 : 2

Related Posts

0 comment:

Post a Comment