Ibu Hamil Wajib Tahu, inilah Faktor Utama Penyebab Bayi Cacat

shares |

Chemistricks.com - Ibu Hamil Wajib Tahu, inilah Faktor Utama Penyebab Bayi Cacat

Sebelum menulis artikel ini, kami meminta maaf jika artikel yang tertulis dan judul yang ditampilkan sangat sensitif. kami berharap kasus-kasus bayi cacat yang terjadi marak dewasa ini dapat diminimalisir terutama akibat kelalaian ibu dan ayah sang jabang bayi.
Melahirkan seorang anak dalam keadaan sehat dan sempurna adalah dambaan bagi setiap pasangan suami istri. Proses kehamilan yang panjang dan melelahkan tentunya ingin ditutup dengan melahirkan anak yang sehat dan sempurna. Akan tetapi ada beberapa pasangan yang kurang beruntung karena melahirkan bayi yang kurang sempurna (cacat). Hal ini tentu merupakan hal yang sangat dikhawatirkan bagi setiap pasangan suami istri, untuk itu setiap pasangan suami istri harus mengerti Faktor Penyebab Bayi Lahir Cacat agar peluang melahirkan bayi yang sehat semakin besar.
ilustrasi ibu hamil


Berikut Faktor Penyebab Bayi Lahir Cacat

1. Faktor Perokok Aktif Ataupun Pasif
Rokok merupakan salah satu penyebab terjadinya cacat lahir pada bayi. Semua orang mungkin sudah mengetahui bahaya rokok bagi ibu hamil dan janin yang ada dalam kandungannya. Disetiap kemasan rokok juga sudah tertulis bahwa rokok berbahaya. Yang perlu diketahui adalah bahwa bukan hanya perokok aktif yang beresiko mengalami kecacatan pada janin yang dikandungnya, namun perokok pasif juga memiliki peluang yang sama. Zat kimia yang bersifat toxic pada rokok akan membuat anak memiliki resiko yang negatif seperti IQ yang rendah dan berbagai gangguan lainya. Maka bagi ibu hamil agar dapat menjauhkan diri dari asap rokok.

2. Faktor Penggunaan Obat-obatan Kimia
Ibu yang hamil sangat disarankan untuk tidak menkonsumsi obat-obatan kimia. Obat-obatan kimia sebisa mungkin harus dihindari demi kesehatan janin karena janin belum bisa memilih makanan yang harus dia konsumsi. Bayi akan mengkonsumsi apa yang dikonsumsi oleh ibu hamil, begitu juga dengan obat-obatan kimia yang dikonsumsi oleh ibunya. Janin yang masih lemah tentu tidak akan mampu mentolelir zat-zat kimia dari obat-obatan tersebut.

3. Faktor Konsumsi Junk Food yang Berlebihan
Saat ini konsumsi terhadap makanan siap saji seolah telah menjadi gaya hidup yang hampir sulit dipisahkan dari masyarakat. Hidangan junk food yang begitu menggoda membuat siapa saja tergiur untuk mencicipinya. Namun tahukah anda, sekali anda mencoba biasanya anda akan ketagihan untuk kembali melahapnya lagi. Hal ini disebabkan karena junk food mengandung zat aditif yang membuat anda ketagihan. Terlalu sering mengkonsumsi junk food akan berimbas buruk untuk kehamilan sebab akan memberikan dampak buruk terhadap perkembangan otak janin. Janin akan beresiko memiliki IQ yang lebih rendah serta menjadi hiperaktif.

4. Faktor Radiasi Ponsel
Ibu hamil disarankan agar tidak terlalu sering bersentuhan dengan ponsel mengingat radiasi yang dihasilkan dari ponsel memiliki efek buruk bagi kesehatan begitu juga bagi ibu hamil dan janinnya. belum diketahui seberapa besar pengaruh ponsel terhadap kesehatan kandungan namun dapat dipastikan bahwa radiasi dari ponsel dapat mengganggu kesehtan ibu hamil dan juga janin.

5. Faktor Terlalu Banyak Kafein
Banyak orang yang meyakini konsumsi kafein akan membuat anda merasa lebih bersemangat terutama ketika anda merasakan lemas dan kantuk saat malam hari. Kafein akan membantu anda terjaga dimalam hari. Hanya saja konsumsi kafein yang terlalu berlebihan akan berbahaya untuk kesehatan, termasuk kesehatan janin yang ada dalam kandungan. Adapun dampak yang akan diterima si janin ketika ia lahir kedunia dan tumbuh menjadi anak-anak maka mereka akan kesulitan menerima pelajaran dari sekolah, menjadi hiperaktif serta memiliki IQ yang lebih rendah.

6. Faktor Terlalu Banyak Konsumsi Alkohol
Mengkonsumsi alkohol dan minuman keras lainnya seolah telah menjadi gaya hidup baru bagi sebagian besar masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan. Hanya saja, jika dikonsumsi oleh ibu hamil hal ni akan dapat menyebabkan cacat lahir pada janin. Seorang wanita yang sering mengkonsumsi alkohol ketika hamil akan memiliki resiko bayi mengalami kerusakan otak. Bukan hanya itu, perkembangan janin dalam kandunganpun menjadi terganggu. Pada intinya, faktor penyebab terbesar terhadap kecacatan janin dalam kandungan dipengaruhi oleh gaya hidup yang buruk dan tidak beraturan. Untuk itu, ubah gaya hidup anda dan mulai jalankan pola hidup sehat agar janin beserta ibu hamil akan terjaga kesehatannya.
 
Itulah keenam faktor penyebab utama bayi terlahir -maaf- cacat atau tidak normal, semoga kita sebagai calon ayah dan ibu dapat menjaga janin dari kemungkinan terburuk. Amin. Semoga bemanfaat []

Related Posts

0 comment:

Post a Comment