Manfaat radioaktif di bidang Hidrologi dan Kimia

shares |

Chemistricks.com - Manfaat radioaktif di bidang Hidrologi dan Kimia


Di negara-negara maju penggunaan dan penerapan radioisotop telah dilakukan dalam berbagai bidang. Radioisotop adalah isotop suatu unsur radioaktif yang memancarkan sinar radioaktif. Radioisotop sudah banyak digunakan untuk kesejahteraan manusia melalui penggunaan energi nuklir yang dihasilkanberbagai bidang, misalnya untuk pembangkit tenaga listrik.  Isotop suatu unsur baik stabil maupun yang radioaktif memiliki sifat kimia yang sama. Penggunaan radioisotop dapat dibagi ke dalam penggunaan sebagai perunut dan penggunaan sebagai sumber radiasi.
Radioisotop sebagai perunut digunakan untuk mengikuti unsur dalam suatu proses yang menyangkut senyawa atau sekelompok senyawa. Radioisotop dapat digunakan sebagai sumber sinar sebagai pengganti sumber lain misal sumber sinar X. Radioisotop dapat digunakan sebagai perunut sebab energi sinar yang dipancarkan serta waktu paruhnya merupakan sifat khas radioisotop tersebut. Pada contoh di bawah ini akan diberikan beberapa contoh penggunaan radioisotop baik sebagai perunut maupun sebagai sumber radiasi.
radioaktif

Sebagai Perunut
a.       24Na, digunakan untuk mengetahui kecepatan aliran air sungai. Hal itu dilakukan dengan cara menaburkan garam NaCl  ke dalam aliran sungai tersebut. Deteksi dilakukan melalui suatu detektor yang diletakan di arah hilir. Selanjutnya, waktu tibanya isotop 24Na hingga ke tempat detektor berada digunakan untuk menentukan kecepatan akliran sungai tersebut.
b.      Radioisotop 24Na  juga digunakan untuk menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah. Hal tersebut dilakukan dengan menaburkan garam yang mengandung isotop 24Na ke dalam aliran air pada pipa, kemudian dideteksi oleh detektor sehingga dapat ditentukan oleh letak kebocoran pipa tersebut.
c.       14C dan 13C, menentukan umur dan asal air tanah.

1.    Bidang Kimia
Sebagai Perunut
a.       Teknik perunut dapat dipakai untuk mempelajari mekanisme berbagai reaksi kimia. Misal pada reaksi esterifikasi. Dengan oksigen-18 dapat diikuti reaksi antara asam karboksilat dan alkohol. Dari analisis spektroskopi massa, reaksi esterifikasi yang terjadi dapat ditulis seperti berikut. (isotop oksigen-18 diberi warna).
Hasil analisis ini menunjukkan bahwa molekul air tidak mengandung oksigen-18. Adapun jika O – 18 berada dalam alkohol maka reaksi yang terjadi seperti berikut.

b.      Dengan bantuan isotop oksigen–18 sebagai atom perunut, dapat ditentukan asal molekul air yang terbentuk.
c.       C-14 digunakan untuk menyelidiki oksidasi propena dan KMnO4.
d.      Analisis pengaktifan neutron.
e.       Sumber radiasi dan sebagai katalis pada suatu reaksi kimia.
f.       Pembuatan unsur-unsur baru.

 

Related Posts

0 comment:

Post a Comment