Cara mengatasi trauma Capitis (gegar otak)

shares |

Chemistricks.com - Cara mengatasi trauma Capitis (gegar otak)
Ketika melakukan aktivitas, tanpa diduga marabahaya selalu mengintai kita. Sewaktu mengendarai sepeda motor, ada potensi jatuh dari motor jika terjadi tabrakan yang mengakibatkan benturan pada kepala. Apakah pernah mengalaminya? Jika pernah, jangan anggap remeh. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui perihal benturan kepala. Apalagi kepala merupakan bagian tubuh yang sangat rawan karena di dalam tulang tengkorak kepala tersimpan aset kehidupan yang sangat penting, yaitu otak dan sistem saraf pusat lain. Maka dari itu, untuk pengobatan gegar otak ini diperlukan cara herbal untuk mengatasinya.

gegar otak

Benturan pada kepala dari cukup ringan hingga lebih berat potensial menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Cedera kepala adalah penyebab kematian utama dari kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan pengendara motor yang tidak memakai helm. Dalam istilah medis, benturan kepala disebut Trauma capitis. Benturan yang keras bisa menyebabkan gegar otak. Dalam bahasa awam, gegar otak adalah bergeraknya jaringan otak dalam tengkorak.
Pada kecelakaan lalu lintas atau trauma fisik lainnya, benturan yang relatif keras pada kepala dapat menimbulkan berbagai gangguan seperti retak dan patah tulang tengkorak, pendarahan dalam tengkorak, dan tidak jarang berbuntut pada koma serta efek benturan kepala yang lebih ringan yang dapat menimbulkan benjol (hematoma). Benturan kepala juga sering terjadi gegar otak (commotion serebri).
Benturan kepala rentan menyebabkan terjadinya gegar otak. Gejala gegar otak sendiri jika tidak ditangani baik, bisa menimbulkan komplikasi yang lebih parah. Salah satunya penyakit epilepsi.
Namun tidak semua benturan yang mengenai kepala bisa menyebabkan gegar otak. Itu karena otak dilindungi tengkorak yang kokoh ditambah selaput otak sendiri. Karena itu tidak semua benturan langsung bisa menyebabkan terjadi gegar otak itu sendiri.
Salah satu cedera yang sering dialami korban kecelakaan lalu lintas adalah gegar otak yang dipicu oleh benturan di kepala. Gejalanya sangat beragam dan sangat tergantung oleh tingkatannya. Kenali, agar tidak salah mengambil tindakan. Geger otak dibagi 3 tingkatan dilihat dari tingkat kesadarannya pada 2 jam pertama. Geger otak ringan, sedang, berat.
Gegar otak kedengarannya menyeramkan, meskipun terkadang hal itu bisa benar maupun salah. Gegar otak sendiri merupakan cedera sementara yang menghambat kinerja otak. Pada beberapa kasus, gegar otak membuat kepala memar, pembuluh darah pecah, dan kerusakan saraf.
Penyakit gegar otak adalah jenis penyakit mematikan yang bekerja secara diam diam dan merupakan pembunuh no 2 di dunia karena memang penyakit ini sudah mewabah terutama di negara indonesia 25% penduduk indonesia mengidap penyakit gegar otak di mana penyakit gegar otak ini mengalami penyumbatan pada jaringan sistem jaringan otak sehingga tidak mampu menjalankan sebagaimana tugasnya karena jaringan otak mengalami pembekuan hal ini di sebabkan karena faktor genetik, adanya benturan kecelakaan kepala belakang, kelainan saraf otak, stress, obat obatan terlarang dan mengkonsumsi alkohol.
Penyebab Gegar Otak
Gegar otak biasanya disebabkan oleh benturan yang keras terhadap kepala. Entah karena jatuh atau sengaja memukulkan kepala terhadap objek tertentu, misalnya pintu atau lemari.
Gejala Gegar Otak
Beberapa gejala umum dari gegar otak adalah adanya rasa sakit pada kepala, pusing, telinga berdengung, pingsan, hingga amnesia. Dalam kasus yang lebih parah, gegar otak juga menyebabkan penderita sulit berbicara, mual, muntah, lelah berlebihan, hilang ingatan,  ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, Sakit kepala hebat, dan separuh badan jadi lumpuh seperti stroke.
Fakta Tentang Gegar Otak
Berikut adalah beberapa fakta yang harus Anda ketahui tentang gegar otak, menurut Andrew Tucker, MD, direktur medis dari MedStar Union Memorial Sports Medicine Program di Kolumbia:
1. Gejala gegar otak kadang tidak terdeteksi dengan baik, sehingga kita tidak tahu bahwa itu gejalanya. Maka, sebaiknya konsultasikan dengan dokter tentang kondisi Anda.
2. Jangan terburu-buru ketika masa pemulihan. Pasien gegar otak sering melanggar jadwal istirahat mereka dan kembali ke aktivitas semula. Itulah mengapa banyak dari mereka akhirnya memperparah penyakit tersebut.
3. Anak-anak dan perempuan membutuhkan waktu lebih banyak untuk pemulihan. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa otak anak-anak sembuh lebih lambat dari otak dewasa.
4. Pasien gegar otak harus memiliki waktu tidur malam yang berkualitas, yakni delapan jam. Tidur yang tepat dan istirahat yang baik sangat penting untuk pemulihan otak.
5. Pasien gegar otak harus jeli dalam memilih obat anti-nyeri. Untuk gegar otak ringan atau sedang, para ahli medis biasanya menyarankan penggunaan acetaminophen, seperti Tylenol, bukan obat anti-inflamasi nonsteroidal, seperti ibuprofen atau aspirin, yang berpotensi dapat meningkatkan risiko perdarahan.
6. Gejala gegar sakit kepala mencakup perubahan aktivitas mental, kebingungan, kesulitan dalam koordinasi, dan sakit kepala yang memburuk. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera ke UGD untuk mendapat perawatan intensif.

Pertolongan Pertama Pada Cedera Kepala
1. Pendarahan di Kepala
Pendarahan kepala akan lebih berbahaya apabila terjadi di daerah di atas telinga atau di belakang kepala
Tindakan Pertolongan:
Ø   Perhatikan apakah ada tulang kepala retak atau gangguan pada otak
Ø   Bila tidak ada tanda-tanda tulang kepala retak/gangguan otak hentikan pendarahan dengann jln menekannya langsung di tempat luka
Ø   Bila ada tanda-tanda tulang kepala retak/gangguan otak tekanan langsung akan berbahaya.
Cara mencobah menghentikan pendarahan:
Ø   Dengann 3 jari tangan, nadi leher ditekan ke belakang ibu jari tangan yang menekan diletakkan di tengkuk
Ø   Nadi ditekan ke arah ibu jari
Ø   Nadi yang ditekan adalah nadi yang terletak pada sisi yang sama dengan letak pendarahan
2. Luka Terbuka di Kepala
Tindakan Pertolongan:
Ø   Hentikan pendarahan seperti di atas
Ø   Jika tidak disertai patah tulang kepala
Ø   Gunting rambut sekitar luka
Ø   Bersihkan luka dengan cairan steril
Ø   Tutup luka dengan kasa steril lalu balut
Ø   Bawa penderita ke dokter atau RS
3. Memar Kepala
Memar dapat disebabkan oleh pukulan benda tumpul.
Tindakan Pertolongan:
Ø  Perhatikan ada gegar otak/patah tulang
Ø  Jika tidak, baringkan penderita dengann bantal agak tinggi
Ø  Kompres bagian yang memar dengan air dingin
Ø  Jika pembengkakan semakin besar, bawa ke dokter atau RS
Ø  Obat pelawan rasa sakit bisa diberikan untuk mengurangi sakitnya.
4. Gegar Otak
Tanda-tanda gegar otak pada kasus kecelakaan bermotor diantaranya ialah pingsan setelah terbentur. Setelah sadar, penderita lupa peristiwa yang terjadi sebelum kecelakaan
Tindakan Pertolongan:
Ø  Bersihkan mulut dan saluran nafas dari kotoran, lendir/muntahan
Ø  Baringkan kepala menghadap ke samping
Ø  Penderita tidak boleh terlalu sering diangkat
Ø  Penderita yang sudah sadar, harus tapi berbaring dan dicegah agar tidak gelisah
Ø  Kirim ke Rumah sakit
Jika gegar otak sudah menunjukkan gejala pingsan, muntah atau masalah mental (seperti kesulitan berbicara), sebaiknya segera hubungi dokter. Selain itu, jangan sekali-kali mencoba untuk mengonsumsi aspirin, ibuprofen, atau obat-obatan anti inflamasi non-steroid lain karena bisa memicu pendarahan yang lebih parah. Terakhir, jangan tidur selama beberapa jam agar bisa lebih memahami gejala gegar otak yang dialami.
Beristirahat selama sepekan dari semua kegiatan fisik dan mental — termasuk menonton televisi, menelepon dan bertemu teman — dapat membuat kinerja mental menjadi lebih baik dan meredakan gejala pada penderita gegar otak, demikian hasil sebuah penelitian.
Menurut sebuah laporan Journal of Pediatrics, beristirahat selama sepekan penuh masih memiliki manfaat bahkan berbulan-bulan setelah orang mengalami cedera.
“Hal itu sangat penting karena kita sering mendapati pasien dengan gejala pasca-gegar otak berbulan-bulan setelah mengalami cedera,” kata Direktur Pusat Gegar Otak Olahraga dari New Jersey Rosemarie Moser, yang juga penulis utama dalam penelitian itu.
Gejala pasca-gegar otak meliputi sakit kepala, gangguan mental, kelelahan, sulit konsentrasi dan sulit tidur. Biasanya, istirahat merupakan jenis perawatan yang utama tapi bukan yang sistematis dan komprehensif, kata Moser. Beristirahat dapat dilakukan secara beragam sesuai dengan bagaimana para praktisi mendefinisikannya. Penelitian tersebut bertujuan untuk menguji hasil dari beristirahat secara intensif.
Ramuan Alami:
Bahan-bahan:
Umbi binahong dicampur bahan lain dengan cara direbus bersama daun sirih, temulawak dengan perbandingan ganjil: 7, 9, 13.
Cara meracik:
Bahan2 di atas dicuci bersih, kemudian direbus, setelah dingin disaring dan hasilnya diminum 2 kali sehari, dengan ukuran satu gelas.

sumber artikel: https://klinikpengobatanalami.wordpress.com/2013/08/30/ramuan-alami-gegar-otak/

Related Posts

0 comment:

Post a Comment