Tata nama Hidrokarbon

shares |

Chemistricks.com - Tata nama Hidrokarbon




a.    Deret Homolog
Suatu kelompok senyawa karbon dengan rumus umum yang sama dan sifat yang bermiripan disebut satu homolog (deret sepancaran). Alkana merupakan suatu homolog. Rumus molekul dan nama alkana dengan jumlah atom C-1 sampai dengan C-10
Tabel 1. Deret Homolog alkana,alkena, alkuna, dan alkil dari atom C1 s/d C10
Jml C
Alkana [CnH2n+2]
Alkena [CnH2n]
Alkuna [CnH2n-2]
Alkil /cabang [CnH2n+1]

Rumus
Nama
Rumus
Nama
Rumus
Nama
Rumus
Nama
1
CH4
Metana
-
-
-
-
CH3
Metil
2
C2H6
Etana
C2H4
Etena
C2H2
Etuna
C2H5
Etil
3
C3H8
Propana
C3H6
Propena
C3H4
Propuna
C3H7
Propil
4
C4H10
Butana
C4H8
Butena
C4H6
Butuna
C4H9
Butil
5
C5H12
Pentana
C5H10
Pentena
C5H8
Pentuna
C5H11
Amil
6
C6H14
Heksana
C6H12
Heksena
C6H10
Heksuna
C6H13
Heksil
7
C7H16
Heptana
C7H14
Heptena
C7H12
Heptuna
C7H15
Heptil
8
C8H18
Oktana
C8H16
Oktena
C8H14
Oktuna
C8H17
Oktil
9
C9H20
Nonana
C9H18
Nonena
C9H16
Nonuna
C9H19
Nonil
10
C10H22
Dekana
C10H20
Dekena
C10H18
Dekuna
C10H21
Dekil



b.    Tata nama alkana
Nama IUPAC dari sepuluh suku pertama alkana diberikan pada tabel di atas. Akan tetapi, nama-nama tersebut hanya untuk alkana rantai lurus. Berikut ini kita akan membahas tata nama alkana bercabang:
1.      Nama IUPAC alkana bercabang terdiri dari dua bagian
·         Bagian pertama, yaitu nama cabang (cabang-cabang)
·         Bagian kedua, yaitu nama rantai induk (rantai karbon terpanjang dalam molekul)
2.      Rantai induk adalah rantai terpanjang dalam molekul
3.      Cabang diberi nama alkil, yaitu sama dengan nama alkana yang sesuai tetapi akhiran ana diganti dengan il, misalnya matana menjadi metil dan etana menjadi etil.
4.      Posisi cabang (cabang-cabang) ditunjukkan dengan awalan angka. Untuk itu, rantai induk diberi nomor. Penomoran dimulai dari salah satu ujung sedemikian rupa sehingga posisi cababg mendapat nomor terkecil.
5.      Bila  terdapat lebih dari satu cabang yang sejenis, nama cabang disebut sekali saja dengan diberikan awalan yang menyatakan jumlah cabang, misalnya 2 = di; 3 = tri; 4 = tetra; 5 = penta dan seterusnya.
6.      Bila terdapat lebih dari satu jenis cabang, maka cabang –cabang tersebut ditulis sesuai dengan urutan abjad, misalnya etilharus ditulis dahulu sebelum metil
Contoh 1:                                                                                              
               
catatan:
§  Rantai terpanjang dalam molekul tersebut adalah C-5 (pentana)
§  Penomoran dimulai dari ujung kanan sehingga cabang mendapat nomor terkecil, yaitu pada atom karbon nomor 2. jika penomoran dimulai dari ujung kiri, maka posisi cabang berada pada nomor 4
c.    Sumber dan kegunaan alkana
1.     Bahan bakar, misalnya elpiji, kerosin, bensin dan solar.
2.     Pelarut, misalnya petriliun eter dan nafta, digunakan sebagai pelarut dalam industri dan pencucuian kering (dry cleaning).
3.     Sumber hidrogen. Gas alam dan gas petroleum merupakan sumber hidrogen dalam industri, misalnya industri amonia dan pupuk.
4.     Pelumas. Pelumas adalah alkana suku tinggi (jumlah atom karbon tiap molekulnya cukup besar, misalnya C18H38).
5.     Bahan baku untuk senyawa oganik lain. Minyak bumi dan gas alam merupakan bahan baku utama untuk sintesis berbagai senyawa organik seperti alkohol, asam,  cuka, dan lain-lain.
6.     Bahan baku industri. Berbagai produk industri seperti plastik, detergen, karet sintesis, minyak rambut, dan obat gosok, dibuat dari minyak bumi atau gas alam.
Contoh : C2H2 : etuna          C3H4 : propuna
Tata nama alkuna bercabang, yaitu pemilihan rantai induk, penomoran, dan cara penulisan, sama seperti pada alkena.
Contoh:
Sumber dan kegunaan alkuna
Alkuna yang mempunyai nilai ekonomis penting hanyalah etuna (C2H2). Nama lain etuna adalah asetilena. Dalam industri, asetilena dibuat dari metana melalui pambakaran tak sempurna.
4CH4(g) + 3O2(g) 2C2H2(g) + 6H2(g)
dalam jumlah sedikit, asetilena dapat dibuat dari reaksi batu karbid (kalsium karbida) dengan air. CaC2 + 2H2O Ca(OH)2 + C2H2

Related Posts

0 comment:

Post a Comment