Cara Mengidentifikasi Senyawa karbon

shares |

Chemistricks.com - Cara Mengidentifikasi Senyawa karbon


Dari begitu bayak senyawa hidrokarbon yang ada, beberapa diantaranya ada yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari seperti:
Polietilena sebagai bahan baku pembuatan plastik
PVC (polivinilklorida) sebagai bahan baku pembuatan pipa dan pelapis lantai
Etanol sebagai bahan bakar atau bahan baku pembuatan kosmetik, minuman dll.
Glikol sebagai bahan antibeku dalam radiator mobil di daerah beriklim dingin
Polipropilena sebagai bahan pembuatan karung plastik dan tali plastik
Gliserol sebagai bahan kosmetika, industri makanan dan bahan untuk membuat peledak
Butadiena sebagai bahan baku pembuatan karet sintesis dan nilon, dan masih banyak senyawa hidrokarbon lain yang bermanfaat.
 

Cara identifikasi senyawa hidrokarbon dapat dilakukan dengan percobaan sederhana. Misalnya pada pembakaran kayu, kertas, atau gula diperoleh zat yang berwarna hitam yang disebut arang/karbon. Unsur C dalam CO2 dibuktikan dengan air kapur yang menjadi keruh . Untuk membuktikan adanya hidrogen, dengan memanaskan gula dalam tabung reaksi. Bintik cair yang terbentuk di dinding tabung bagian dalam membuktikan adanya hidrogen. Untuk membuktikan cairan yang terbentuk adalah air, dilakukan uji dengan kertas kobalt [II] klorida yang akan berubah warna dari biru menjadi merah.

Gara-gara kemampuannya mengikat atom karbon lain, membuat banyaknya jenis rantai karbon. Berdasarkan posisinya pada rantai karbon, atom karbon dibedakan menjadi :
a.       atom karbon primer [mengikat satu atom C yang lain]
b.      atom karbon sekunder [mengikat dua atom C yang lain]
c.       atom karbon tersier [mengikat tiga atom C yang lain]
d.      atom karbon kuarterner [mengikat empat  atom C yang lain]

Contoh :
Ketika Karbon dan Hidrogen Bergabung
 


Senyawa yang terdiri dari gabungan karbon dan hidrogen disebut hidrokarbon. Jika dilihat dari strukturnya, senyawa hidrokarbon dapat dibedakan menjadi hidrokarbon siklik dan hidrokarbon alifatik.
1.       Karbon berikatan dengan unsur nonlogam lain
Atom karbon dengan nomor atom 6 mempunyai susunan elektron K = 2, L = 4, jadi mempunyai 4 elektron valensi dan dapat mernbentuk empat ikatan kovalen, serta dapat digambarkan dengan rumus Lewis sebagai berikut, umpamanya untuk CH4.
Bentuk sederhana dari molekul metana
H H
\ /
C
/ \
H H
empat ikatan kovalen dari molekul metana
2.       Karbon dapat berikatan dengan sesamanya membentuk rantai karbon
Selain itu atom karbon mempunyai kemampuan untuk membentuk ikatan dengan atom karbon lain membentuk rantai karbon yang terbuka atau tertutup/berlingkar. Contoh-contoh rantai karbon dapat digambarkan dengan rumus struktur :
| | | | |
- C - C -
- C - C - C -
| | | | |
C
rantai terbuka
   rantai terbuka dan bercabang

| |
- C - C -
| |
- C - C -
| |
rantai tertutup




Related Posts

0 comment:

Post a Comment