Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari oleh Blogger (Khusus Pemula)

shares |

Portal Tricks - Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari oleh Blogger (Khususnya bagi Pemula)

Portal Tricks


Disadari atau tidak, ada beberapa kebiasaan buruk yang dilakukan oleh seorang blogger. Kebiasaan buruk itu haruslah segera dihilangkan karena jika tidak, hal itu akan merugikan diri sendiri. Beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari oleh seorang blogger adalah sebagai berikut.

1) Copy-Paste, tidak menyertakan sumber tulisan

Copy-Paste, mengambil tulisan orang lain dan diakui sebagai tulisan sendiri. Inilah kebiasaan buruk yang paling fatal, bahkan tidak bermoral. Copy dan paste adalah sebuah pencurian atas kreativitas, ide, dan pencapaian seorang kreator. Maka, jika Anda mengelola sebuah blog, hindarilah copy-paste! Jika tidak, Anda bisa secara singkat mendapat predikat sebagai seorang pencuri, dan salah-salah akun Anda bisa dibanned/blokir.

Lantas, seperti apa batasan copy-paste. Sebab, dewasa ini banyak sekali blog-blog yang memuat artikel yang mirip, serupa, dalam artian membahas sesuatu yang sama. Apakah itu bisa dikatakan sebagai copy-paste?

Menurut kami, batasan copy-paste adalah apabila kita menyalin mentah-mentah satu atau lebih paragraf pada suatu artikel. Itu menurut kami. Adapun apabila seseorang menulis hal yang sama, dengan topik bahkan judulnya pun sama, menurut kami hal itu disebabkan karena mungkin topik/pokok bahasan yang dituliskan itu telah menjadi sebuah pengetahuan yang tidak hanya diketahui oleh satu dua orang saja. Dalam hal ini, kami kira itu bukanlah copy-paste sepanjang penulisan artikel dituliskan dengan gaya bahasa masing-masing.

Para blogger (khususnya pemula) harus memahami hal ini. Kalau pun kita "terpaksa" harus copy-paste sebuah tulisan atau sebagian, maka tuliskanlah sumbernya. Hal ini akan membuat Anda terhindar dari plagiasi.

2) Mengabaikan tata bahasa

Jika Anda serius untuk ngeblog, dan berupaya untuk memonetisasi blog Anda, maka tulislah dengan tata bahasa yang baik!

Oya, Blog yang ditulis sebagai sarana mencurahkan isi hati, sebagai blog pribadi memang ada. Dan itu bagi kami menjadi sebuah pengecualian. Namun demikian, blog pribadi sekali pun juga tidak dengan serta-merta menabrak semua kaidah bahasa.

Seorang blogger berpengalaman pernah mengatakan, mungkinkah blog berbahasa Indonesia bisa Go International? Jawabnya adalah: BISA! dengan syarat harus ditulis dengan tata bahasa yang baik dan benar. Layaknya sebuah novel, mana ada chiklit/teenlit yang diperbincangkan secara internasional? Semua karya yang menjadi kajian internasional dan diterjemahkan ke beberapa bahasa, pastilah pada awalnya ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Oleh sebab itu, mengelola sebuah blog memang tidak boleh ada rasa malas! Baik malas untuk belajar tata bahasa, atau malas melakukan editing terhadap tulisan yang ditulisnya seperti salah ketik, tidak runtut, bahasa campur aduk tidak karuan; dan parahnya dengan tulisan yang seperti itu ingin cepat-cepat mem-publish tulisannya tersebut!

3) Gonta-ganti template

Setiap blogger menginginkan tampilan blognya keren, menarik setiap visitior yang membaca blognya. Akan tetapi, sejauh pengalaman kami, jika kita terlalu sering mengganti template blog kita, hal tersebut merupakan suatu tindakan yang buruk.

Mengapa? Pertama, seumpama blog yang dikelola telah memiliki "pelanggan" atau pembaca setia, maka si pembaca akan merasa bahwa blog Anda "BELUM JADI".

Kedua, Begitu pun dengan Google Search Engine, yang relatif lebih lambat dalam meng-index artikel-artikel di blog yang terlalu sering berganti template.

4) Memasang gambar yang melanggar hak cipta

Hampir sama dengan plagiasi copy-paste artikel pada point pertama tadi, blogger pemula kadang sama sekali tidak mengerti bahwa mengambil gambar dari hasil penelusuran, kemudian memasangnya sebagai ilustrasi artikel yang dia tulis di blog, bisa jadi adalah sebuah pelanggaran HAK CIPTA. Hal ini terjadi apabila gambar yang dicomot tersebut ternyata telah memiliki hak cipta.

Nah, blogger pemula kadang merasa aman-aman saja. Sebab, dia merasa bahwa artikel yang dia tulis adalah asli 100% hasil pemikirannya, akan tetapi dia tidak menyadari telah melakukan pelanggaran hak cipta pada gambar ilustrasi yang dia sertakan.

Tentu saja hal ini merupakan sebuah kerugian besar. Blog yang terlalu banyak terkena pelanggaran hak cipta seperti gambar, dan teridentifikasi copy paste pada konten-kontennya, blog tersebut tentu saja akan sulit diterima sebagai publisher iklan dari program Google Adsense.

5) Merasa bahwa Google Adsense bisa diakali

Inilah pemikiran buruk para blogger pemula yang membuat blog dengan tujuan mendapatkan uang dari blog. Pada saat kebetulan blog yang dia kelola telah terpasang iklan dari Google Adsense, maka dia berpikir bisa mengakali pihak Google, yaitu dengan mengajak kawan sekantornya, misalnya, untuk mengeklik iklan yang ada di blognya. Dia berani mengajak seperti itu dengan pertimbangan, temannya tentu membuka dengan komputer/laptop lain, maka pasti aman. Wahai teman, Google memiliki sistem yang canggih dan mampu mengidentifikasi perilaku tidak wajar dalam blog kita. Maka sebaiknya main aman-aman sajalah.

Oya, mungkin Anda bertanya-tanya, mana mungkin blognya seorang blogger pemula dipasang iklan Adsense? Tentu saja mungkin! Bisa jadi, iklan yang muncul itu berasal dari akun adsense seseorang entah itu teman, saudara, dsb yang telah memiliki akun adsense full approve/nonhosted! Ngerti ora, Son?

6) Mudah putus asa

Mudah putus asa, ini adalah penyakit yang paling akut di antara poin-poin yang telah kami sebutkan di atas. Bila Anda mudah putus asa, gampang menyerah, tidak punya semangat bertarung, maka sebaiknya Anda saat ini Anda tutup saja laptop/komputer/gadget yang Anda gunakan untuk mengelola blog. Dan Anda pun akan menyadari bahwa tidak ada satu bidang pekerjaan pun yang akan berhasil Anda jalani tanpa kesungguhan!

Demikianlah artikel mengenai beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari oleh seorang blogger (khususnya pemula). Semoga bermanfaat.

Salam!


Related Posts

0 comment:

Post a Comment