Contoh RPP Kimia Hukum-hukum kimia dan stoikiometri

shares |

Chemistricks.com - Contoh RPP Kimia Hukum-hukum kimia dan stoikiometri


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Tingkat Pendidikan           : Sekolah Menengah Atas
Mata Pelajaran                  : Kimia
Kelas/Semester                  : X / I
Topik                                 : Hukum-hukum kimia dan stoikiometri
Sub Topik                          : Konsep mol
                                            Rumus empiris dan rumus molekul
                                            Pereaksi pembatas
Tahun Ajaran                    : -
Alokasi waktu                   : 6 x 45 menit
Standar Kompetensi         :  Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri)
Kompetensi Dasar             : Membuktikan dan mengkomunikasikan hukum-hukum dasar kimia melalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia.
I.             INDIKATOR
1.      mengkonversikan jumlah mol dengan jumlah partikel, massa, dan volume zat
2.      menentukan rumus empiris dan rumus molekul
3.      menentukan rumus air kristal
4.      menentukan kadar zat dalam suatu senyawa
5.      menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi
6.      menentukan banyak zat pereaksi atau hasil pereaksi

II.          TUJUAN PEMBELAJARAN
1.      Siswa dapat mengkonversikan jumlah mol dengan jumlah partikel, massa, dan volume zat
2.      Siswa dapat menentukan rumus empiris dan rumus molekul
3.      Siswa dapat menentukan rumus air kristal
4.      Siswa dapat menentukan kadar zat dalam suatu senyawa
5.      Siswa dapat menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi
6.      Siswa dapat menentukan banyak zat pereaksi atau hasil pereaksi

III.       MATERI PEMBELAJARAN
·         Konsep mol
·         Rumus empiris dan rumus molekul
·         Pereaksi pembatas

IV.       MODEL PEMBELAJARAN
Pendekatan :   Ketrampilan proses
Metode : Kombinasi ceramah, diskusi dan Tanya jawab.

V.          SKENARIO PEMBELAJARAN
No
Kegiatan siswa
Waktu
(menit)
1.







2.










3.
 Pembukaan
Guru membuka kelas dengan salam dan memeriksa kehadiran siswa. 
Guru mengkondisikan kelas sehingga siswa siap  menerima pelajaran.
Guru bertanya kepada siswa mengenai kesiapan siswa terhadap materi pelajaran.
Guru memeberi apersepsi
Kegiatan Inti
Guru menjelaskan penggunaan diagram konsep mol dengan memberikan contoh soal
Guru memberikan latihan soal
Guru menunjuk siswa untuk mengerjakan di papan tulis
Guru dan siswa bersama-sama mengoreksi jawaban yang benar
Guru menjelaskan tentang cara menentukan pereaksi pembatas
Guru memberikan latihan soal
Penutup
Guru dan siswa mengulang kembali materi yang telah didiskusikan.
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya
Quiz.
Guru memberi PR untuk pertemuan berikutnya
Guru memberi informasi mengenai materi pada pertemuan yang akan datang
Guru menutup kelas dengan mengucapkan salam
3 x 5







3 x 70













3 x 15

VI.       MEDIA PEMBELAJARAN
Buku-buku kimia, lembar kerja siswa, papan tulis, penghapus, spidol.

VII.    REFERENSI
Purba, Michael. 2006. Kimia untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga
Sunardi. 2007. Kimia Billingual untuk SMA Kelas X Semester 1 dan 2. Bandung: Yrama Widya.

VIII. PENILAIAN DAN TINDAK LANJUT
a.       Penilaian: Quiz, postes
b.      Tindak lanjut:
·         Jika siswa mendapatkan nilai < 7 maka siswa diberi remidi
·         Jika siswa mendapatkan nilai ≥ 7 maka siswa diberi pengayaan.
  

IX.       ANALISIS MATERI

PERHITUNGAN KIMIA

Diagram Konsep Mol
           Volume gas STP (V)
 
Massa (m)
 
Mol (n)
 
Jumlah partikel (N)
 
                                    : L                                            x Ar atau Mr                                                               x L                                          : Ar atau Mr                                                               

                                                : 22,4               x 22,4






PV = nRT
 
Volume gas yang dihitung tidak dalam keadaan STP, maka dihitungdengan rumus
                                    Keterangan : P = tekanan gas (atm)
                                                            V = volume gar (liter)
                                                            n = mol gas (mol)
                                                            R = tetapan gas (0,082 L. atm /mol. K)
                                                            T = temperature (K)

Rumus molekul, rumus empiris
Rumus molekul merupakan rumus kimia yang menyatakan jenis dan jumlah atom yang membentuk molekul senyawa, sedangkan rumus empiris merupakan rumus paling sederhana dengan perbandingan mol atom dri unsure-unsur penyusun senyawa tersebut.
Contoh            CH2 = rumus empiris
                        C2H4, C3H6 = rumus molekul


Kadar zat dalam senyawa
Massa atom relatif merupakan perbandingan massa satu atom unsure dengan 1/12 massa satu atom isotop karbon-12. massa atom relative dapat dirumuskan sebagai berikut
Ar X =
 
                                                           



Massa molekul relative adalah perbandingan massa satu molekul senyawa dengn 1/12 massa satu atom isotop karbon-12.


Mr X =

 
 


                                                                                                                 


Untuk mengetahui massa unsure dlam suatu senyawa dapat digunakan rumus:
Massa unsur x dalam senyawa =
 
 







Sementara kadar zat dalam senyawa dapat dihitung dengan rumus ;

% unsur x dalam senyawa =

 
 












X.          EVALUASI
1.      hitunglah jumlah mol dari ;
a.  4,5 x 1023 atom Mg
b.      1,5 x 1024 molekul gula
2.      berapa gram masa dari ;
a.       0,1 mol natrium (Ar = 23 )
b.      5 mol glukosa (Mr = 180)
3.      sebanyak 11 gram suatu senyawa organik dibakar sempurna menghasilkan 22 gram CO2 dan 9 gram H2O (C = 12, H = 1; O = 16). Jik Mr senyawa = 88, tentukan rumus molekulnya.
4.      kristal CuSO4 mengandung 36% air (Cu = 64; S = 32; O = 16; H = 1). Tentukan rumus kristal tersebut
5.      640 gram suatu cuplikan (campuran zat-zat yang mengandung belerang dibakar sempurna sehingga diperoleh 480 gram SO3 (S = 32; O = 16) hitunglah kadar (persentase) belerang dalam cuplikan tersebut!
6.      Berapa massa maksimum gas nitrogen dioksida (NO2) yang dihasilkan dari campuran 3 gram gas NO dengan 4 gram gas O2?
7.        Berapa kadar C dan H dalam urea CO(NH2)2!
Ar H=1, Ar C=12, Ar N=14 dan Ar O=16


KUNCI JAWABAN

No
Jawaban
Skor
1
a. Mol Mg =
b. Mol gula =
3

3
6
2
a. Massa natrium = 0,1 x 23 gram = 2,3 gram
b. massa glukosa = 5 x 180 gram = 900 gram

3
3
6
3
berat C =
berat H =
berat O = 11 – (6+1) = 4 gram
mol C : mol H : mol O =
                        = 2 : 4 : 1
               (C2H4O)n = 88
             44n = 88
                 n = 2
rumus molekul adalah C4H8O2

2

2
2


2


1

2
 

11

4
     CuSO4 = 64% (Mr= 160)
H2O = 36% (Mr = 18)
Mol CuSO4 : mol H2O =
                                    = 0,4 : 2
                                    = 1 : 5
Rumus kristal adalah CuSO4. 5H2O

1





4

1


 
6
5
oleh karena dibakar sempurna, maka berat s dalam cuplikan = berat S dalam SO3
     =
Kadar S dalam cuplikan =
                                                =




3

1



2
 

6
6
Persamaan reaksi:
2NO (g)  +  O2 (g)                   2NO2 (g)
NO  :  O2  =  2  :  1
Menentukan mol NO:
n  NO = m NO  =    3   mol = 0.1 mol  
              Mr NO      30
Sehingga              n NO                 =  0,1 = 0,05
                 Koefisien reaksi NO           2
Menentukan mol O2:
n O2  =    m O2   =     4    = 0,125 mol
               Mr O2        32
Sehingga            n O2                 =  0,125  = 0,125
                 Koefisien reaksi O2          1
Karena 0,05 < 0,125 maka NO merupakan reaksi pembatas, sehingga mol NO2 ditentukan berdasarkan mol NO:
n NO2  =  2  x  n NO = 2  x 0,05  =  0,05 mol
                 2                   2       
Sehingga
m NO2 =  n NO2  x  Mr NO2 
            = 0,05 mol x 46 gram/mol = 2,3 gram
 Jadi NO2 yang dihasilkan 2,3 gram

1


2

1


2

1

1

2



2
 

12
7
Satu molekul Urea mengandung 1 atom C dan 2 atom N
Mr Urea = Ar C + Ar O  + 2 Ar N + 4 Ar H
              =  12 + 16  + 2(14) + 4(1)
              = 60
Kadar C = 1 x Ar C  x 100%  =  1 x 12 x 100%  =  20%
                  Mr urea                          60
Kadar N = 2 x Ar N  x 100%  =  2 x 14 x 100% = 46,67%
                   Mr Urea                        60



2
3


3

8



 

Related Posts

0 comment:

Post a Comment