Penjelasan Ilmiah penyebab mobil mogok di perlintasan kereta Api

shares |

Chemistricks.com - Penjelasan Ilmiah penyebab mobil mogok di perlintasan kereta Api

Kecelakaan di rel Kereta Api (KA) terus saja terjadi hingga kini. Penyebab kecelakaan pun bermunculan menurut pandangan masyarakat. Ada yang menyatakan pengemudi mobil atau motor kurang hati – hati, main langsung terobos saja. Namun, ada juga yang menghubungkan dengan kejadian mistis di lokasi kejadian.
Segala dugaan penyebab kecelakaan di rel KA di atas wajar saja ada. Lantas, bagaiamana penjelasan ilmiah tentang kenapa bisa mesin mobil atau motor bisa tiba – tiba mati (mogok) diperlintasan KA?
Laman viafb.com berbagi informasi tentang hal tersebut. Ternyata, memang ada penjelasan secara teknis kenapa mesin mobil/motor bisa mati mendadak saat di perlintasan KA. Berikut penjelasannya.
Di lokomotif ada boggie (roda kereta) dimana komponen utamanya adalah dinamo, di dalam dinamo ada unsur magnet yang cukup besar, jika lokomotif seri CC berarti ada 3 rangkaian boggie (6 buah dinamo besar). Hal ini berdampak pada rel yang terbuat dari baja dapat menghantarkan medan magnet sejauh 1 Km dari lokomotif.
Saat kendaraan bermotor melintasi rel KA, biasanya menggunakan kecepatan rendah, apabila pengendara tidak memindahkan gigi mesin yang lebih rendah maka putaran mesin dinamo kendaraan bermotor dan koil yang ada dapat seketika mati akibat faktor medan magnet boggie KA yang dihantarkan oleh rel KA.
Oleh karena itu petugas JPL selalu menutup pintu perlintasan sebelum KA mendekati perlintasan (berjarak -+ 3 Km). Namun tetap saja ada pengemudi yang menerobos/melintasi rel KA yang berjarak kurang dari 1 km. Resikonya, mesin dinamo dan koil mobil yang sudah lemah dapat mati (mesin mati).
Bila hal ini terjadi segera keluar dari mobil Anda, karena mesin mobil akan susah untuk di-starter kembali.
Maka disarankan jangan melintasi rel KA bila sudah terlihat KA walaupun masih berjarak 1 Km dari perlintasan demi keselamatan Anda. Ingat, KA yang sedang melintas tidak bisa mengerem mendadak karena roda dan rel terbuat dari baja sehingga tidak ada friksi, rata-rata KA akan berhenti sejauh 800 M setelah direm.
Mari, sayangi diri sendiri dan orang – orang yang peduli dengan kita. Dan jangan lupa sebarkan informasi ini. sumber: pekanews

Related Posts

0 comment:

Post a Comment