Contoh Lembar diskusi tentang Konsep Mol

shares |

Chemistricks.com - Contoh Lembar diskusi tentang Konsep Mol
Berikut saya bagikan contoh lembar diskusi tentang konsep mol untuk kelas X SMK




LEMBAR DISKUSI SISWA

Mata Pelajaran               :  Kimia                                               Kelas/Prog. Keahlian      :  X/ Teknik

Guru Pengampu           : S. Rondiyah, S. Pd                              Hari/Tanggal               :     ,               2014

Waktu                          : …. menit                                           Materi Pembelajaran        : Stoikiometri

Hasil Penilaian
Skor Total
Tindak Lanjut
Catatan Guru
Paraf
Guru
Ortu/Wali

o Remedial





o Pengayaan
Standar Keberhasilan Siswa Mencapai  75% dari Skor Total
Petunjuk umum :
*      Berdoalah sebelum mengerjakan soal
*        Jawablah soal-soal bagian uraian dengan kalimat efektif, runut, dan jelas !
*        Soal tidak ditulis
*        Setiap anggota kelompok menuliskan hasil diskusi pada kertasnya masing-masing [satu orang punya lembar jawaban sendiri]
*        Sediakan lembar jawaban sendiri [tidak diisikan pada lembar diskusi siswa]!
*        Lembar Diskusi Siswa tidak boleh dicoret-coret !
*        Ada 4 TUGAS yang harus diselesaikan. Pahami petunjuknya dengan baik!Rounded Rectangle: Kelompok   : …..  Anggota :
Nama/No. Absen/Kelas : 
1 ._________________ [ketua]  4. _______________________
2._________________________    5. _________________________
3 ._________________________    6. _________________________





MENENTUKAN VOLUME GAS
§  Keadaan Pengukuran  Gas: Suhu [temperature] dan Tekanan [pressure]
§  Hubungan Mol dengan Volume Gas


Keterangan :
P =Tekanan [atm : atmosfer]
V = Volume [L : Liter]
n = mol [mol]
R = 0,082 L. atm/mol. K [dihafalkan]
T = suhu [Kelvin], Rumusnya : T = °C + 273 Kelvin
Contoh : suhu/temperature = 27 °C
Maka harus diubah ke satuan Kelvin, yaitu :
T = 27 + 273 Kelvin = 300 Kelvin. Jadi :
 T = 27 °C = 300 Kelvin [tanpa tanda derajat]


Contoh :
Pada suhu 27 °C dan tekanan 2 atm, berapa volume 2,2 gram CO2 [Mr = 44] ?
Pembahasan :
Diketahui :
T = 27 + 273 Kelvin = 300 Kelvin.
R = 0,082 L. atm/mol. K

P = 2 atm
Massa = 2,2 gr


Mr CO2 = 44
Ditanya : Volume CO2 ?
Jawab :
§ Mol = massa / Mr = 2,2/44 = 0,05 mol
§ PV = n R T ó V =  =  = 0,62 Liter

Tugas 1 [Menentukan Volume Gas]
1.    Tentukanlah volume dari 1 gram gas hidrogen [H2] pada keadaan standar [STP] !
2.     Tentukan volume dari 1 gram gas oksigen [O2] pada 27°C , 1 atm, [Ar O = 16] !
3.     Berapakah massa dari 10 Liter gas oksigen [O2] pada keadaan standar ? [Ar O = 16]


Rounded Rectangle: 2. MENENTUKAN KADAR UNSUR DALAM SENYAWA dengan MENERAPKANHUKUM PERBANDINGAN TETAP (HUKUM PROUST)
 



v Joseph Proust menunjukkan satu sifat penting dari senyawa yang berbunyi :
“perbandingan massa unsur-unsur dalam satu senyawa adalah tertentu dan selalu tetap”
v Berdasarkan percobaan nya diungap bahwa senyawa tembaga karbonat selalu memiliki komposisi yang sama, tidak peduli bagaimana zat itu dibuat.
v Menurut hukum perbandingan tetap ini, molekul air tersusun atas atom-atom hidrogen dan oksigen dengan perbandingan massa hidrogen dan oksigen yang menyusun molekul air selalu tetap, yaitu 1 : 8.
Perhatikan contoh berikut ini :

Hidrogen + Oksigen à Air
No
Hidrogen (gram)
Oksigen (gram)
Air
1.
1
8
9
2.
2
16
18
3.
4
32
36
4.
1/2
4
4 1/2
Jadi, jika kita mereaksikan hidrogen dan oksigen dengan perbandingan di luar 1 : 8, pasti ada yang bersisa.
Contoh :
v Jika kita mereaksikan 5 gram hidrogen dan 45 gram oksigen, maka air yang terbentuk tidak 50 gram melainkan 45 gram dan sisa 5 gram oksigen. Demikian juga jika kita mereaksikan 5 gram hidrogendan 32 gram oksigen, maka air yang terbentuk bukan 37 gram melainkan 36 gram dan sisa 1 gram hidrogen.
v Bagaimana kita dapat mengetahui perbandingan massa hidrogen dan osigen yang menyusun molekul air adalah 1 : 8 ? Wah, pertanyaan yang bagus !! Untuk mengetahui perbandingan massa unsur-unsur yang menyusun suatu senyawa melalui rumus sederhana berikut:
Misalkan senyawa yang terbentuk memiliki rumus AxBy, maka perbandingan massa unsur :


Rounded Rectangle: A : B = x. Ar A : y. Ar B
 



Hal ini berarti perbandingan massa unsur-unsur yang menyusun suatu senyawa sesuai denganperbandingan jumlah Ar-nya.
Selain itu, Hukum Perbandingan Tetap dapat dijabarkan menjadi rumusan praktis yang dapat digunaan untuk menghitung massa unsur dalam senyawa, yaitu :



Rounded Rectangle: Massa unsur dalam senyawa = (jumlah Ar unsur : Mr senyawa) x massa senyawa


Rounded Rectangle: % unsur dalam senyawa = (jumlah Ar unsur : Mr senyawa) x 100%
 






Perhatikan contoh berikut :
Contoh  1 (Menentukan Sisa Zat yang Tidak bereaksi)
Sebanyak 24 gram besi dipanaskan dengan 24 gram belerang membentuk senyawa FeS2. Jika Ar Fe = 56, S = 32,tentukan sisa zat yang tidak bereaksi dan banyaknya FeS2 yang terbentuk !
Jawab :
Massa Fe : S dalam FeS2 = (1 x Ar Fe) : (2 x Ar S)
                                   = (1 x 56)            :  (2 x 32)
                                   = 56 : 34
                                   = 7 : 8 (perbandingan terkecil)
Sesuai dengan perbandingan tersebut, maka 21 gram Fe akan bereaksi dengan 24 gram belerang, sehingga bersisa besi (Fe) sebanyak (24-21) = 3 gram  dan FeS2 yang dihasilkan sebanyak (21 + 24) = 45 gram.
Tugas 2 [Menentukan Sisa Zat yang Tidak bereaksi]
Suatu campuran mengadung belerang sebanyak 48 gram dibakar sempurna sehingga seluruh belerang dalam campuran diubah menjadi SO3. Jika SO3 yang terbentuk sebanyak 80 gram, hitunglah kadar belerang (dalam %) dalam campuran semula ! (Ar S = 32, O = 16)
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………



Contoh  2 (Menentukan Kadar dan Massa Unsur dalam Senyawa)

1.   Tentukan massa unsur oksigen yang terdapat pada 11 gram CO2 ! [ Ar O = 16, C =12]
Rounded Rectangle: Massa unsur dalam senyawa = (jumlah Ar unsur : Mr senyawa) x massa senyawaJwb :

§ Mr CO2 = [1 x 12] + [2 x 16] = 44
§ Massa unsur O dalam CO2 = (jumlah Ar O : Mr CO2) x massa CO2
§ Massa unsur O dalam CO2 = {[2 x 16] : 44} x 11 = [32 : 44] x 11 = [8 : 11] x 11 = 8 gram

2.   Tentukan persentase unsur karbon ( C ) yang terdapat pada 11 gram CO2 !
Rounded Rectangle: % unsur dalam senyawa = (jumlah Ar unsur : Mr senyawa) x 100% 



§ Mr CO2 = [1 x 12] + [2 x 16] = 44
§ Massa unsur O dalam CO2 = (jumlah Ar O : Mr CO2) x 100%
§ % unsur O dalam CO2 = {[2 x 16] : 44} x 100% = [32 : 44] x 100% = [8 : 11] x 100% = 72,73 %

Tugas 3 [Menentukan Kadar dan Massa Unsur dalam Senyawa]
1.    Berapa gram hidrogen yang diperlukan untuk membuat 1 kg air ? [Ar H =1, O =16]
2.    Berapakah kadar C dan N dalam urea, CO[NH2]2 ? [Ar H = 1; C = 12; dan O =16]
3.    Suatu asam amino dengan massa molekul relatif [Mr] 146 mengandung 19,2 % nitrogen. Berapa atom nitrogen dalam molekul asam amino itu? [Ar N = 14]
4.    Hemoglobin dengan massa molekul relatif [Mr] 68000 mengandung 0,33 % besi. Berapa atom besi dalam molekul hemoglobin itu? [Ar Fe = 56]
Jwb
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Pahami ilustrasi berikut ini dengan cermat!


Rounded Rectangle: Tugas 4 : Penerapan “Hukum Proust”
 


Angka pada kemasan pupuk NPK memberitahu kita perbandingan unsur-unsur tersebut. Kita mungkin berpikir bahwa memilih pupuk dengan angka perbandingan tinggi adalah yang terbaik, tetapi sebenarnya tidak demikian. Tanaman yang berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda terhadap unsur tertentu. Berikut ini adalah petunjuk umum pupuk apa yang diperlukan untuk tanaman-tanaman yang berbeda.
Pupuk Umum-dibuat untuk menyediakan hara dasar bagi semua tanaman tetapi paling baik untuk pohon dan tanaman perdu
Pupuk rumput-biasanya mengandung lebih banyak nitrogen, yang diperlukan rumput agar tumbuh subur
Pupuk kebun bunga-biasanya mengandung lebih banyak fosforus untuk merangsang pembungaan
Pupuk kebun sayur-biasanya memiliki persentase unsur yang lebih tinggi dari persentase ketiga pupuk yang lain karena sayur sering ditanam berdekatan sehingga memerlukan lebih banyak makanan.
Berdasarkan ilustrasi di atas, jawablah pertanyaan berikut:
Risma berencana menanam tanaman rumput hias. Di antara pupuk di bawah ini, pupuk terbaik yang sebaiknya dipilih Risma adalah ….(Diketahui Ar H = 1, N = 14, C = 12, O = 16, K = 39, Na = 23)
  1. Pupuk NH4NO3
  2. Pupuk urea / CO(NH2)2
  3. Pupuk NH4NO2
  4. Pupuk NaNO3
  5. Pupuk KNO3
**(Pilih salah satu jawaban dan  tuliskan cara pengerjaan soal )


Horizontal Scroll: Kesimpulan
 



Kesimpulannya, Hukum Proust digunakan untuk :
1.    Menentukan rumus kimia suatu senyawa
2.    Menentukan jumlah unsur penyusun suatu senyawa
3.    Menentukan Massa unsur penyusun suatu senyawa
4.    Menentukan Persentase (%) unsur penyusun suatu senyawa



Horizontal Scroll: Bagaimana jika Hukum Proust diterapkan dalam suatu reaksi kimia ?

 



ü  Prinsipnya sama seperti yang telah kita pelajari sebelumnya
Perhatikan contoh berikut !!
Reduksi besi (III) oksida dengan CO menghasilkan besi menurut persamaan reaksi :
Fe2O3  +  3 CO à 2 Fe  +  3 CO2
Untuk menghasilkan 11 kg besi (Fe) dibutuhkan Fe2O3 sebanyak . . . .
(Diketahui Mr Fe2O3 = 160, Ar Fe = 56)
Jawab : ………………………………………………………………………………….
Rounded Rectangle: ¶ Let’s Practice !! 


Pada pembakaran  12 gram suatu senyawa karbon (CxHy ), dihasilkan 22 gram gas CO2 (Ar C = 12, O = 16) sesuai persamaan reaksi :
CxHy   +   O2 (g) à CO2 (g)   +   H2O (g)
Kadar unsur karbon ( C ) dalam senyawa karbon tersebut adalah ….
  1. 23 %                b. 27%             c. 50%             d. 55%             e. 77%
Answer ;  ……………………………..………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Related Posts

0 comment:

Post a Comment