HUKUM PERBANDINGAN TETAP (HUKUM PROUST)

shares |

Chemistricks.com - hukum perbandingan tetap (hukum Proust) Hukum perbandingan tetap dikemukakan oleh Joseph Poust.


v Joseph Proust menunjukkan satu sifat penting dari senyawa yang berbunyi :
“perbandingan massa unsur-unsur dalam satu senyawa adalah tertentu dan selalu tetap”
v Berdasarkan percobaan nya diungap bahwa senyawa tembaga karbonat selalu memiliki komposisi yang sama, tidak peduli bagaimana zat itu dibuat.
v Menurut hukum perbandingan tetap ini, molekul air tersusun atas atom-atom hidrogen dan oksigen dengan perbandingan massa hidrogen dan oksigen yang menyusun molekul air selalu tetap, yaitu 1 : 8.
Perhatikan contoh berikut ini :


Hidrogen + Oksigen à Air
No
Hidrogen (gram)
Oksigen (gram)
Air
1.
1
8
9
2.
2
16
18
3.
4
32
36
4.
1/2
4
4 1/2
Jadi, jika kita mereaksikan hidrogen dan oksigen dengan perbandingan di luar 1 : 8, pasti ada yang bersisa.
Contoh :
v Jika kita mereaksikan 5 gram hidrogen dan 45 gram oksigen, maka air yang terbentuk tidak 50 gram melainkan 45 gram dan sisa 5 gram oksigen. Demikian juga jika kita mereaksikan 5 gram hidrogendan 32 gram oksigen, maka air yang terbentuk bukan 37 gram melainkan 36 gram dan sisa 1 gram hidrogen.
v Bagaimana kita dapat mengetahui perbandingan massa hidrogen dan osigen yang menyusun molekul air adalah 1 : 8 ? Wah, pertanyaan yang bagus !! Untuk mengetahui perbandingan massa unsur-unsur yang menyusun suatu senyawa melalui rumus sederhana berikut:
Rounded Rectangle: A : B = x. Ar A : y. Ar BMisalkan senyawa yang terbentuk memiliki rumus AxBy, maka perbandingan massa unsur :


Hal ini berarti perbandingan massa unsur-unsur yang menyusun suatu senyawa sesuai denganperbandingan jumlah Ar-nya.
Selain itu, Hukum Perbandingan Tetap dapat dijabarkan menjadi rumusan praktis yang dapat digunaan untuk menghitung massa unsur dalam senyawa, yaitu :


 




Perhatikan contoh berikut :

1.       Sebanyak 24 gram besi dipanaskan dengan 24 gram belerang membentuk senyawa FeS2. Jika Ar Fe = 56, S = 32,tentukan sisa zat yang tiak bereaksi dan banyaknya FeS2 yang terbentuk !
Jawab :
Massa Fe : S dalam FeS2 = (1 x Ar Fe) : (2 x Ar S)
                                   = (1 x 56)             :  (2 x 32)
                                   = 56 : 34
                                   = 7 : 8 (perbandingan terkecil)
Sesuai dengan perbandingan tersebut, maka 21 gram Fe akan bereaksi dengan 24 gram belerang, sehingga bersisa besi (Fe) sebanyak (24-21) = 3 gram  dan FeS2 yang dihasilkan sebanyak (21 + 24) = 45 gram.
2.      Suatu campuran mengadung belerang sebanyak 48 gram dibakar sempurna sehingga seluruh belerang dalam campuran diubah menjadi SO3. Jika SO3 yang terbentuk sebanyak 80 gram, hitunglah kadar belerang (dalam %) dalam campuran semula ! (Ar S = 32, O = 16)
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Example 2 (Penerapan Hukum Proust)
1.     Tentukan massa unsur oksigen yang terdapat pada 11 gram CO2 !
Jwb…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2.    Tentukan persentase unsur karbon ( C ) yang terdapat pada 11 gram CO2 !
Jwb…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………


Rounded Rectangle: SOAL  LATIHAN
 


Berdasarkan hasil penelitian ternyata di dalam kopi terdapat senyawa kafein. Hasil analisis menunjukkan bahwa kafein (Mr = 194) mengandung 28,9 % nitrogen. Jumlah atom nitroen yang ada di ddalam SATU MOLEKUL kafein adalah …. (Ar N =14)
  1. 1                              b. 2                         c. 3                          d. 4                         e. 5

Related Posts

0 comment:

Post a Comment