Hukum Perbandingan Berganda (Hukum Dalton)

shares |

Chemistricks.com - Hukum Perbandingan Berganda (Hukum Dalton)

John Dalton (1766-1844_Ilmuwan Inggris) menemukan bahwa ada dua jenis senyawa yang dibentuk oleh pasangan unsur karbon dan oksigen. 
Adapun datanya :
Senyawa
Massa C
Massa O
Massa C : massa O
I
1 gram
1,33 gram
3 : 8
II
1 gram
2,66 gram
3 : 8
Ternyata massa karbon dalam dua senyawa tersebut sama, sedangkan massa oksigen pada senyawa II ternyata dua kali lebih banyak daripada massa pada senyawa I. Berdasarkan penemuannya inilah maka Dalton sampai pada kesimpulan yang terkenal dengan Hukum Perbandingan berganda?Hukum Kelipatan Berganda.
“Jika dua buah unsur dapat membentuk lebih dari satu macam senyawa, maka massa salah satu unsur yang bersenyawa dengan unsur satunya lagi yang sama massanya akan berbanding sebagai bilanganbulat dan sederhana.”
Atau
“Bila dua unsur membentuk dua senyawa atau lebih dan massa salah satu unsur adalah tetap, maka perbandingan massa unsur yang lain selalu berupa bilangan bulat positif”

Dalam kimia, hukum perbandingan berganda adalah salah satu hukum dasar stoikiometri. Hukum ini juga kadang-kadang disebut hukum Dalton (diambil dari nama kimiawan Inggris John Dalton), tapi biasanya hukum Dalton merujuk kepada hukum tekanan parsial. Hukum ini menyatakan bahwa apabila dua unsur bereaksi membentuk dua atau lebih senyawa, maka perbandingan berat salah satu unsur yang bereaksi dengan berat tertentu dari unsur yang lain pada kedua senyawa selalu merupakan perbandingan bilangan bulat sederhana. [1] Misalnya karbon bereaksi dengan oksigen membentuk karbondioksida (CO2) dan karbonmonoksida (CO). Jika jumlah karbon yang bereaksi pada masing-masing adalah 1 gram, maka diamati bahwa pada karbonmonoksida yang terbentuk akan terdapat 1,33 gram oksigen dan 2,67 gram oksigen pada karbondioksida. Perbandingan massa oksigen mendekati 2:1 ,yang perbandingan bilangan bulat sederhana, mematuhi hukum perbandingan berganda. Pengamatan serupa juga terjadi pada reaksi-reaksi lain, seperti hidrogen dan oksigen membentuk air (H2O) dan hidrogen peroksida (H2O2). Jika hidrogen yang bereaksi masing-masing 1 gram, H2O yang terbentuk akan mengandung 4 gram oksigen, dan 8 gram pada H2O2.

John Dalton pertama kali mengemukakan pengamatan ini pada 1803. Beberapa tahun sebelumnya, kimiawan Perancis telah mengemukakan hukum perbandingan tetap. Dalton merumuskan hukum ini berdasarkan pengamatan-pengamatan terhadap nilai-nilai perbandingan Proust. Kedua hukum ini merupakan penemuan penting untuk menjelaskan bagaimana senyawa terbentuk dari atom-atom. Selanjutnya pada tahun yang sama, Dalton mengajukan teori atom yang merupakan dasar dari konsep rumus kimia dalam senyawa. 


  

Related Posts

0 comment:

Post a Comment