Unsur dalam Kimia

shares |



1)      Unsur
 Unsur: zat tunggal yang tidak dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana walaupun melalui reaksi kimia. Unsur dibedakan menjadi 2 (dua) : unsur logam dan unsur bukan logam (non logam).

Tabel. Perbedaan antara unsur logam dengan unsur nonlogam sebagai berikut:
No
Unsur logam
Unsur nonlogam
1
Mengkilap jika digosok
Tidak mengkilap meskipun digosok (kecuali intan)
2
Dapat menghantarkan panas dan listrik (konduktor)
Isolator/nonkonduktor (kecuali grafit)
3
Keras tetapi lentur, dapat ditempa
Bersifat rapuh, tidak dapat ditempa
4
Berwujud padat pada suhu kamar (kecuali raksa)
Pada suhu kamar biasanya berwujud cair atau gas, namun ada pula yang berwujud padat.
5
Memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi
Memiliki titik leleh dan titik didih yang rendah
Contoh : emas (Au), perak (Ag), aluminium (Al), tembaga (Cu), platina (Pt), timah (Sn), dsb.
Contoh : belerang (S), karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), dsb.
            Atom dan unsur
Penyusun materi adalah atom. Partikel-partikel ini sedemikian kecil sehingga para ilmuwan hanya dapat melihatnya menggunakan mikroskop yang sangat kuat. Hampir semua atom terdiri atas partikel-partikel yang jauh lebih kecil yang disebut proton, neutron, dan elektron.
Proton dan neutron terdapat di dalam inti padat yang terletak di bagian pusat atom. Elektron-elektron berputar mengelilingi inti dalam suatu rangkaian lapisan yang disebut kulit elektron.
Suatu unsur kimia terdiri atas atom-atom yang jumlah proton di dalam intinya sama. Jumlah proton sama dengan nomor atom yang dimiliki suatu unsur.
Sebagai contoh, unsur atom hidrogen [lambing kimia H] hanya memiliki 1 proton di dalam inti. Atom Uranium [lambing kimia U] selalu memiliki 92 proton di dalam intinya. Oleh karena itu, nomor atom hidrogen adalah 1 dan nomor atom uranium adalah 92.
Unsur seperti emas, merkurium [raksa], dan belerang telah dikenal selama ribuan tahun, tetapi orang tidak mengenalnya sebagai unsur. Sekarang para ilmuwan telah mengenal 116 unsur dan tahun berikutnya mungkin bisa bertambah lebih banyak.
Beberapa logam sangat penting dalam perkembangan peradaban manusia. Zaman Perunggu , sekitar tahun 4300 SM, merupakan suatu masa dalam sejarah ketika orang-orang mencampur tembaga dan timah untuk membuat aloi yang disebut perunggu. Perunggu digunakan untuk membuat peralatan dan senjata. Berikutnya adalah zaman besi.

Bagaimanakah tahap penemuan unsur-unsur kimia ?
Tabel . Tahapan Penenmuan Unsur-Unsur Kimia
No
Tahapan
1.         
Lebih dari 2.000 tahun yang lalu, para cendekiawan Yunani Kuno menggunakan kata atom dan unsur untuk menggambarkan penyusun-penyusun dasar suatu materi. Thalles dari Miletus [625-54 SM] percaya bahwa air adalah zat dara yang membentuk segala sesuatu di alam semesta. Heracleitus [540-480  SM] berpendapat bahwa zat dasar itu adalah api, kemudian Aristoteles [384-322 SM] berpendapat bahwa segala sesuatu tersusun dari campuran empat ‘unsur’ yang berbeda. Unsur-unsur tersebut adalah tanah, air, udara, dan api.
2.         
Jerman Henning Brand [1630-1710] : menampung urinnya ke dalam botol dan memekatkannya menjadi sebuah padatan putih berpendar  yang ia namakan fosforus
3.         
Robert Boyle [Irlandia, 1627-1691] membaca percobaan Brand dan menyadari bahwa unur-unsur sejati adalah senyawa seperti fosforus milik Brand, karena tidak dapat dipecah menjadi salah satu dari empat “unsur” Aristoteles.
4.         
Pada tahun 1800-an, Humpry Davy [1778-1829] menggunakan teknik elektrolisis, yaitu melewatkan listrik ke suatu senyawa. Senyawa tersebut kemudian terpisah menjadi ion positif dan negatif yang bergerak menuju sepasang konduktor yang disebut elektroda. Elektroda adalah zat yang digunakan untuk menghantarkan listrik ke dalam dan ke luar senyawa. Ion positif mengumpul di elektroda negatif [katoda] dan ion negatif mengumpul di elektroda positif [anoda]. Pada tiap-tiap elektroda, ion-ion mendapatkan atau kehilangan elektron untuk menjadi atom kembali.
5.         
Spektroskopi : secara sederhana bekerja dengan mengumpulkan cahaya yang dipancarkan oleh suatu zat, kemudian dilewatkan suatu prisma atau kisi-kisi yang membiaskan cahaya menjadi panjang gelombang yang terpisah

Related Posts

0 comment:

Post a Comment