Senyawa dalam Kimia

shares |



Senyawa
senyawa : zat tunggal yang masih dapat diuraikan menjadi dua unsur atau lebih. Senyawa merupakan gabungan dari 2 atau lebih unsur. Pada penguraian senyawa (dengan cara kimia) menjadi unsur-unsurnya, ternyata sifat senyawa dan unsur-unsur pembentuknya sangat berlainan. Contoh :

1)            Air (H2O)
-    Sifat senyawa : air adalah zat cair jernih yang tidak berasa, tidak berwarna, dan tidak dapat terbakar.
-    Sifat unsur penyusun : gas hidrogen dan gas oksigen diperlukan dalam proses pembakaran. Gas hirogen sangat mudah terbakar.
2)            Garam dapur (NaCl)
-    Sifat senyawa : merupakan zat padat berwarna putih dan berasa asin.
-    Sifat unsur penyusun : Natrium (Na) dan Klorin (Cl). Natrium merupakan logam yang reaktif, sedangkan gas klorin merupakan unsur nonlogam sangat reakstif, berbau, dan bersifat racun.
3)            Gula (C12H22O11)
-    Sifat senyawa : merupakan zat padat berwarna putih dan berasa manis.
-    Sifat unsur penyusun : Karbon (C), gas hidrogen, dan gas oksigen. Karbon (arang) adalah zat padat yang berwarna hitam, gas hidrogen mudah terbakar, sedangkan gas oksigen diperlukan untuk pembakaran.
Ilustrasi


                    Tabel. Perbedaan unsur dan senyawa
No
Unsur
Senyawa
1
Terdiri atas satu komponen
Terdiri atas satu komponen
2
Tidak dapat diuraikan lagi
Tidak dapat diuraikan lagi
Contoh : emas (Au), perak (Ag), aluminium (Al), belerang (S), karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), dsb.
Contoh : air (H2O), garam dapur (NaCl), Gula (C12H22O11), asam sulfat (H2SO4), asam asetat (CH3COOH), dsb.
           
                    Tabel 4. Perbedaan unsur logam dan nonlogam
No.
Unsur logam
Unsur non logam
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Kerapatan tinggi
Padat (dapat ditempa)
Bersifat konduktor
Mengkilap
Elektropositif
Oksidanya bersifat basa
Kerapatan rendah
Rapuh
Brsifat isolator
Tidak mengkilap
Elektronegatif
Oksidanya bersifat asam

Related Posts

0 comment:

Post a Comment