Ciri-ciri reaksi kimia

shares |

Perubahan kimia disebut juga reaksi kimia. 
Sebelum memahami tentang ciri-ciri reaksi kimia, ada baiknya membahas terlebih dahulu tentang devinisi reaksi kimia itu sendiri, sebagai berikut:

Reaksi kimia adalah peristiwa perubahan kimia dimana zat-zat yang bereaksi (reaktan) berubah menjadi zat-zat hasil reaksi (produk). Pada reaksi kimia, selalu dihasilkan zat baru dengan komposisi dan sifat-sifat yang baru, sehingga sifat yang dimiliki reaktan berbeda dengan sifat yang dimiliki produk. Reaksi kimia dituliskan dengan persamaan reaksi kimia.


Pereaksi (reaktan)  hasil reaksi (produk)

Persamaan reaksi menunjukkan dua hal, yaitu:
a.    Kualitatif: persamaan reaksi menunjukkan rumus kimia peraksi dan hasil reaksi, serta keadaan zat-zat yang beraksi.
b.    Kuantitatif: persamaan reaksi menunjukkan hubungan antara pereaksi dan hasil reaksi yang terdapat dalam jumlah dan jenis atom yang setara.

Koefisien reaksi adalah angka yang menyatakan perbandingan jumlah atom atau molekul yang terlibat dalam reaksi kimia.

Menurut hukum kekekalan massa oleh Lavoisier, “massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama”. Atom-atom penyusun zat hanya disusun ulang tetapi tidak hilang.

Cara menyetarakan reaksi kimia:
1)    Tulislah reaksi dengan kata-kata dan letakkan pereaksi di sisi kiri dan hasil reaksi di kanan
2)    Tulislah persamaan reaksi dengan menggunakan rumus dan lambang
3)    Setarakan atom dalam persamaan
4)    Tambahkan koefisien yang dapat menyetarakan reaksi tersebut, penyetaraan tidak boleh mengubah rumus yang sudah benar.


Ciri-ciri reaksi kimia:
ilustrasi

1)    Perubahan warna
Pada daun yang layu terjadi perubahan warna. Daun yang semula umumnya berwarna hijau menjadi kuning.
2)   Terbentuk gas
Pembentukan gas dapat diamati pada reaksi ketika batu pualam dimasukkan ke dalam larutan asam klorida (HCl) akan menghasilkan gelembung-gelembung gas dalam larutan tersebut. Adanya gas dapat juga diketahui dengan adanya bau yang khas, seperti gas asam sulfida (H2S) yang berbau seperti telur busuk dan gas amoniak.
3)   Terbentuk endapan
Pada pembentukan karat besi, terjadi reaksi antara besi dengan oksigen sehingga terbentuk endapan berupa karat besi atau besi (III) oksida.
4)   Perubahan suhu
Singkong semula dingin, setelah menjadi tape maka menjadi panas (suhunya naik).

Pada suatu reaksi kimia tidak selalu disertai (tidak selalu ditunjukkan) oleh keempat ciri tersebut sekaligus.

Related Posts

0 comment:

Post a Comment