Tahapan pada daur Biogeokimia

shares |

Tahapan pada daur Biogeokimia
Tahapan pada daur Biogeokimia  


A.     SIKLUS AIR
Bagaimana tahapan terjadinya siklus air?
§  Air di bumi dapat berupa air permukaan [sungai, rawa,danau, dan lautan] maupun air tanah.
§  Air mengalami siklus melalui atmosfer, lautan, daratan, dan organismee.
§  Air di permukaan bumi mengalami evaporasi [penguapan] karena panas matahari, transpirasi oleh tumbuhan, dan respirasi oleh organismee menjai uap air yang kemudian membentuk awan.
§  Awan mengalami kondensasi dan turun menjadi hujan. Air hujan di permukaan bumi ada yang meresap ke dalam tanah, masuk ke sungai, ataupun jatuh di atas lautan.
tahapan pada daur biogeokimia
siklus air


B.     SIKLUS SULFUR
Bagaimana tahapan terjadinya siklus sulfur?
§ Sulfur diserap oleh tumbuhan dari dalam tanah dalm bentuk ion sulfat [SO42-] dan pindah ke hewan dalam bentuk protein.
Sulfur di tanah sebagian akan mengalir ke laut dan sebagian lagi akan diuraiakn menjadi gs H2S dan SO2. Gas ini akan kembali ke tanah dalam bentuk air hujan. Senyawa sulfur di udara juga dapat berasal dari pembakaran batu bara dan miyak bumi.
.     C. Siklus Fosfor
§  Unsur fosfor di ekosistem berasal dari pengikisan batuan oleh air. Sebagian fosfor akan diserap oleh tumbuhan, sedangkan sisanya terbawa ke laut.
Tidak adanya pengembalian fosfor ke batuan menyebabkan siklus fosfor disebut siklus tdak sempurna.

  
D. Siklus Nitrogen
Komposisi udara 79% terdiri atas gas nitrogen [N2] yang merupakan unsur penting untuk penyusunan protein dan asam aminio.
Tidak semua organise dapat memanfaatkan N2 di udara secara langsung. Agar daat digunakan oleh organismee N2 harus melalui tahapan sebagai berikut :
a.    Fiksasi dan amonifikasi
Fiksasi/pengikatan gas N2 dari udara dilakukan oleh bakteri Azotobacter chroococcum dan Clostridiun pasteurianum] yang bersimbiosis dengan tumbuhan kacang-kacangan seperti Rhizobium leguminosarum. Fiksasi gas N2 juga dapat dilakukan oleh alga biru/Cyanophyta [Cleocapsa, Anabaena, dan Nostoc]. Gas nitrogen yang diikat berikatan dengan gas hydrogen [H2] dan O2 dengan bantuan petir. Reaksi antara N2 dan O2 dapat terbawa air hujan dan berada dalam dalam bentuk senyawa nitrat dan nitrit.
Mikroorganismee akan mengurai organisme mati menjadi senyawa N. sebagian senyawa N akan kembali ke udara dalam bentuk N2, sebagian lagi akn menjadi gas amonia [NH3]. Proses pengubahan amonia ini disebut dengan amonifikasi.
b.    Nitrifikasi
Nitrifikasi adalah proses pengubahan amonia menjadi ion nitrit [NO2-] oleh bakteri nitrosomonas dan nitrosococcus.
c.    Nitratasi
Proses pengubahan ion nitrit menjadi ion nitrat  [NO3-] oleh nitrobacter dan bactoderma. Ion nitrat inilah yang diserap oleh tumbuhan untuk pembentukan asam amino dan protein.



d.    Denitrifikasi
Denitrifikasi adalah proses pemecahan nitrat menjadi gas N2 kembali oleh bakteri Thiobacillus denitrificans dan Clostridium denitrificans.
Proses nitratasi sangat menguntungkan tumbuhan tinggi karena membantu menyediakan senyawa nitrat. Sebaliknya, proses denitrifikasi sangat merugikan tumbuhan tinggi karena menurunkan kadar nitrat dalam tanah sehingga menurunkan kesuburan tanah.


E.     Siklus Karbon dan Oksigen

Bagaimana tahapan yang terjadi pada siklus karbon dan oksigen?
Jawab :
§ Karbon di udara terdapat dalam bentuk CO2 dan dapat terlarut dalam air.
§ Pada tumbuhan darat maupun fitoplankton di dalam air, CO2 diubah menjadi karbohidrat melalui proses fotosintesis. Dalam fotosintesis dihasilkan juga O2 yang dilepas ke udara.
§ Karbohidrat digunakan oleh konsumen untuk mendapatkan energi, konsumen juga melakukan respirasi menyerap O2 dan melepaskan CO2 ke udara.
§ Bakteri dan jamur saat mengurai bangkai melepaskan CO2 ke udara.
§ Pada ekosistem air, pertukaran CO2 dan atmosfer terjadi secara tidak lagsung. CO2 berikatan dengan air membentuk asam karbonat [H2CO3] yang kemudian terurai menjadi ion bikarbonat. Saat organismee air melakukan respirasi, CO2 dikeluarkan sebagai bikarbonat dalam air dan jumlah CO2 adalah seimbang.
§ Penguraian oleh bakeri yang berjalan lambat dapat mengakibatkan penumpukan karbon dalam bentuk batu bara dan minyak bumi.
 


Related Posts

0 comment:

Post a Comment