Pengertian Keseimbangan Lingkungan dan Konsepnya

shares |

Konsep Keseimbangan Lingkungan
Pengertian Keseimbangan Lingkungan dan Konsepnya


Pengertian Keseimbangan Lingkungan dan Konsepnya
Pengertian keseimbangan lingkungan: kemampuan lingkungan untuk mengatasi tekanan dari alam maupun dari aktiitas manusia, serta kemampuan lingkungan dalam menjaga kestabilan hidupnya.
Pernahkah terpikir olehmu mengapa bencana alam seperti banjir dan tanah longsor demikian sering terjadi? Manusia tanpa sadar mengeksploitasi lingkungannya tanpa memperhatikan aspek kelestariannya. PERAMBAHAN kawasan hutan bakau telah menyebabkan banjir yang rutin dating bersama periode pasang surut pantai. Penebangan pohon di bukit-bukit telah menyebabkan tanah longsor. Dapatkah kita bayangkan apa yang akan terjadi bila manusia tidak berupaya menjaga keseimbangan lingkungan? Apa saja upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga keseimbangan lingkungan? Mari kita pelajari materi pembelajaran ini untuk meningkatkan kesadaran dan memantapkan kita untuk merealisasikan pelestarian lingkungan.


A.  Konsep Keseimbangan Lingkungan
§ Lingkungan hidup : kesatuan ruang dengan semua benda, daya keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya.
§ Keseimbangan lingkungan : kemampuan lingkungan untuk mengatasi tekanan dari alam maupun dari aktiitas manusia, serta kemampuan lingkungan dalam menjaga kestabilan hidupnya.
§ Apakah syarat tercapainya keseimbangan lingkungan?
Jawab : keseimbangan lingkungan akan tercapai bila ada interaksi organism dengan factor lingkungan dan interaksi antarkomponen dalam suatu lingkungan dapat berjalan dengan proporsional.
Hal-hal apa yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan ekosistem?
Jawab :
*      Terjadinya perubahan berupa pengurangan fungsi dari komponen atau hilangnya sebagian komponen yang dapat menyebabkan putusnya mata rantai dalam ekosistem
*      Intinya dalah jika gangguan yang masuk ke dalam suatu lingkungan berada di luar ambang batas toleransi.
§ Sebutkan macam-macam gangguan yang dapat menganggu keseimbangan ekosisem !
Jawab : ada 2 macam, yaitu :
a)    Gangguan alam yang  bersifat merusak. Contoh : kebakaran, gempa bumi, badai, tornado, letusan gunung berapi, dsb.
b)   Gangguan akibat campur tangan manusia. Contoh :
*      Pembabatan hutan alam untuk keperluanpengambilan hasil hutan, perkebunan, pabrik, jalan raya, perumahan, dsb.
*      Penggunaan pestisida, insektisida, dan fungisida secara terus menerus dan tidak bertanggung jawab.
§ Apakah yang dimaksud pestisida ?
Jawab : Suatu zat/bahan yang digunakan untuk membunuh hewan atau tumbuhan yang tidak dikehendaki tumbuh dan berkembang biak pada suatu tempat.
§  Sebutkan 2 macam sumber daya alam !
Jawab :
a)    Sumber daya alam terbarui [renewable resources]
Contoh : tumbuhan, hewan, bagian tubuh tumbuhan [misalnya : gading], hasil pertanian, air, oksigen [O2], dsb.
b)   Sumber daya alam tak terbarui [unrenewable resources]
Artinya : sumber daya alam yang tersedia dalam jumlah terbatas dan tidak dapat dibentuk lagi oleh proses alam dalam waku singkat.
Contoh :
*   Berbagai macam logam. Misalnya : aluminium, perak, dan emas yang digunakan untuk perhiasan dan uang koin.
*   Beberapa mineral seperti fosfor. Untuk membentuk fosfor pada lapisan tanah dengan kedalaman hanya sekitar 2,5 cm dibutuhkan waktu 500 – 1000 tahun.
*   Minyak bumi, barang tambang, dan hutan.

§  Mengapa penggunaan SDA tak terbarui harus dilakukan secara bijaksana dan berhemat ?
Jawab : Karena :
*      Persediaannya tidak selalu ada dalam jumlah banyak dan berlimpah [terbatas]
*      Distribusinya di alam tidak merata. Ada daerah yang sangat kaya dengan minyak bumi dan mineral tapi ada juga daerah yang amat miskin dan tidak memiliki kekayaan alam seperti itu.
§  Sebut dan jelaskan tentang Suksesi !
Jawab :
Ada 2 jenis suksesi :
*   Suksesi primer
*   Suksesi sekunder

B.   Dampak Negatif over eksploitasi ekosistem
§ Apakah yang dimaksud over eksploitasi ekosistem?
Jawab : pemanfaatan ekosistem secara berlebihan [melebihi batas toleransi]

§ Sebut dan jelaskan dampak negatif over eksploitasi ekosistem !
Jawab :
1)   Fragmentasi dan Degradasi Habitat
Artinya : rusak atau berkurangnya habitat.. Contoh :
Penggunaan lahan yang tidak memerhatikan efek EKOLOGIS, misalnya membangun perumahan di atas lahan yang masih produktif dapat menyebabkan timbulnya berbagai masalah, antara lain seperti kemtian organism karena hilangnya sumber makanan dan tempat tinggal serta menurunnya keanekaragaman spesies pada habitat tersebut.

2)   Terganggunya aliran energi
Contoh : penebangan dan pembakaran hutan untuk ditanami SATU jenis tumbuhan [sistem monokultur], misalnya ditanami padi. Hal ini menyebabkan aliran energi yang semula KOMPLEKS yang terdiri atas BEBERAPA jenis prosuden, konsumen, dan detritivor menjadi aliran energi yang lebih sederhana yaitu SATU jenis prosuden, konsumen, dan detritivor.
3)   Resistensi beberapa spesies merugikan
Resistensi = tahan = kebal.
Contoh : penggunaan pestisida dan antibiotika yang berlebihan untuk membunuh populasi organism merugikan dapat menyebabkan munculnya organism yang KEBAL.
4)   Hilangnya spesies penting
Contoh : Hilangnya ular dan burung akibat ditangkap untuk dijual dapat menyebankan peningkatan populasi tikus yang memakan padi. Akibatnya hasil panen berkurang.
5)   Introduksi spesies asing
Contoh : meledaknya populasi enceng gondok dikarenakan tidak adanya predator alami [Neochetine eichhorniae].
6)   Berkurangnya SDA terbarui dan tak terbarui
7)   Terganggunya daur materi dalam ekosistem
Contoh : melimpahnya CO2 yang dihasilkan dari proses pembakaran dapat memberikan efek buruk. Salah satunya pemanasan global [GLOBAL WARMING].

C.  Over Eksplotasi pada ekosistem darat dan akuatik
§  Sebutkan 2 contoh over eksploitasi pada ekosistem darat !
Jawab :
*    Over eksploitasi hutan hujan tropis : Pembabatan hutan alam untuk keperluan pengambilan hasil hutan, perkebunan, pabrik, jalan raya, perumahan, dsb.
*    Over eksploitasi sawah/lahan pertanian : Penggunaan pestisida, insektisida, dan fungisida secara terus menerus dan tidak bertanggung jawab.

§  Sebutkan 2 contoh over eksploitasi pada ekosistem akuatik [perairan] dan dampak negatif yang ditimbulkan!
Jawab :
Over eksploitasi
Contoh Dampak negatif yang Timbul
Pengambilan terumbu karang
Hilangnya habitat organisme yang ada pada terumbu karang tersebut.
Pencarian ikan dengan pukat harimau atau bahan peledak
Ikan-ikan kecil ikut mati, sehingga menyebabkan populasi ikan berkurang drastic. Hal ini tentu mengganggu keseimbangan lingkungan.
Penggunaan ekosistem peraiaran sebagai daerah wisata yang tidak dikelola dengan baik.
Terjadinya pencemaran oleh sampah yang dibbuang pengunjung tempat wisata tersebut. Hal ini mengganggu keberadaan organism yang ada di ekosistem tersebut.
pengambilan organisme laut secara berlebihan
Penangkapan hiu untuk diambil siripnya dan dijadikan sajian masakan restauran

§   “Kelestarian hutan, terutama hutan hujan tropis wajib dijaga untuk kelestarian ekosistem”. Gunakan pengetahuan kalian untuk menjelaskan maksud pernyataan ini ! Susunlah dalam bentuk kalimat efektif dan sesuai EYD !
Jawab :
Hutan hutan tropis terdiri atas beragam organisme. Hutan ini merupakan pengonsumsi karbon dioksida terbesar karena vegetasinya memerlukan CO2 untuk fotosintesis. Tentu hal ini dapat mengurangi jumlah CO2 yang berlebih dan dampak pemanasan global dapat diminimalisir [dikurangi]. Jika hutan hujan hujan tropis mengalami kerusakan atau bahkan dibabat habis, tentu dapat mengganggu daur materi dan energi di bumi.

Related Posts

1 comment:

Post a Comment