Contoh Praktikum Kimia: Cara Mengidentifikasi Bensin Murni dan Campuran

shares |

Berikut merupakan contoh praktikum kimia yang pernah saya lakukan bersama siswa siswi SMK yang saya didik. Materi ini berkaitan dengan hidrokarbon.
Mengidentifikasi Bensin Murni dan Campuran
A.   Tujuan percobaan        :
Siswa dapat menguji sifat/tampilan fisik antara bensin murni dan bensin campuran berdasarkan perbedaan massa jenisnya

B.    Alat dan Bahan :
Tabel 1 daftar alat dan bahan percobaan uji bensin murni dan campuran
No
Nama Alat
Banyaknya
Nama bahan
Banyaknya
1
Tabung reaksi
3 buah
Bensin murni (premium)
15 mL
2
-
-
Air/akuades
15 mL
3
-
-
Minyak tanah
15 mL
4
-
-
Air sabun
15 mL

C.   Kajian Pustaka
Ada beberapa cara sederhana untuk mengidentifikasi  kemurnian suatu bensin. Beberapa di antaranya sebagai berikut.
1.     Berdasarkan ada tidaknya residu/endapan
Cara : (1) siapkan sekitar 15 mL sampel bensin ke dalam tabung reaksi; (2) tutup tabung reaksi dengan aluminium foil lalu buat beberapa lubang kecil; (3) diamkan  beberapa menit; (4) amati pada bagian dasar  tabung  reaksi  apakah  terdapat zat sisa (semcam endapan hitam); (5) bensin dikatakan murni jika tidak terdapat residu pada bagian dasar tabung.

2.    Berdasarkan ada tidaknya residu/endapan
Lakukan beberapa kali memasukkan jari ke bensin, dan tunggu beberapa menit. Apabila tidak terdapat zat sisa atau rasa licin pada jari maka bensin dapat dikatakan murni. Dan sebaliknya, apabila terasa licin serta ada zat sisa maka bensin itu dapat dikatakan oplosan.

Kedua tips tersebut berdasarkan sifat bensin yang mudah menguap dan memiliki titik didih rendah,  serta memiliki karakteristik tidak licin dan terasa dingin di jari..

3.     Deteksi berdasarkan indra penciuman
Cara deteksi bensin oplosan juga bisa menggunakan indra penciuman.  Bensin murni baunya berbeda dengan minyak tanah.
Dampak buruk  bensin oplosan terhadap kendaraan

Menggunakan bensin oploson menimbulkan banyak dampak buruk, di antaranya :
1)  Ujung elektroda busi berwarna hitam kering. Jika dipegang,  flek hitam itu mudah rontok
2)  karburator akan meninggalkan sisa bahan bakar di moncong karbu.
proses penguapan minyak tanah tidak secepat bensin, sehingga sisa semprotan tertinggal di mulut karbu. Penanda hal ini adalah jika dipegang terasa licin, dikaenakan minyak tanah yang tertinggal.
3)  Ketika motor digunakan dengan kecepatan tinggi, menyebabkan menyemprotnya minyak tanah. minyak tanah sulit mudah menguap saat terkena udara bebas, sehingga membuat debu dan kotoran mudah terjebak.
4)  motor susah di starter trus kalo di gas motornya jadi mbrebet.




D.   Cara Kerja       :

1.     Siapkan 3 buah tabung reaksi yang bersih dan kering. Beri label A, B, dan C.
2.     Masukkan ke dalam masing-masing tabung reaksi, yaitu : bensin murni (A), campuran bensin dan air/akuades (B), dan campuran bensin dan minyak tanah (C).
3.     Kocok dengan kuat tabung B dan C, tetapi jangan sampai isi tabung reaksi tumpah.
4.     Amati dan catat apakah campuran pada tabung reaksi B dan C tercampur sempurna atau terpisah.
5.     Tambahkan air sabun pada tabung B dan C, kemudian tutup dan kocok. Amati apakah campuran tercampur sempurna.
6.     Diamkan beberapa menit, amati, dan catat hasilnya.

E.    Hasil Pengamatan
Tabel 2 Data pengamatan uji bensin murni dan campuran
No
Perlakuan
Hasil Pengamatan
1
Tampilan fisik awal


§ Bensin murni


§ Air/akuades


§ Minyak tanah

2
Campuran pada tabung B


Bensin dicampur air/akuades

3
Campuran pada tabung C


Bensin dicampur minyak tanah

4
Campuran pada tabung B (Bensin dicampur air/akuades) dengan air sabun dikocok, lalu didiamkan beberapa menit




5
Campuran pada tabung C (Bensin dicampur minyak tanah ) dengan air sabun dikocok, lalu didiamkan beberapa menit






F.    Pembahasan
Percobaan ini berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, yaitu banyak orang berjualan bensin eceran di sepanjang jalan. Sebagian dari mereka mencoba mencampur bensin dengan air atau minyak tanah untuk memperoleh keuntungan lebih. Sebenarnya sangat mudah untuk menguji bensin murni atau campuran, yaitu dengan mengamati ada tidaknya 2 lapisan terpisah dalam bensin tersebut. Namun hal ini kadang  tidak terlihat karena warna antara air dan minyak yang ditambahkan dengan bensin hampir sama. Itu dikarenakan air dan minyak tanah memiliki massa jenis lebih besar dari pada bensin sehingga ketika keduanya bercampur dengan bensin akan berada di bawah bensin.
Gambar 1. Tampilan fisik bensin murni dan oplosan








Bensin murni





Bensin oplosan
Pada umumnya, seseorang baru mengetahui nahwa bensin tersebut adalah bensin campuran ketika kendaraan tersebut tiba-tiba macet. Ini disebabkan minyak tanah atau air yang dicampurkan berada di bawah sehingga akan masuk terlebih dahulu ke dalam karburator dan akhirnya pembakaran terhenti. Melalui percobaan ini praktikan mendapat pengalaman belajar yang bermakna dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
G.   Kesimpulan
Berdasarkan percobaan, dapat disimpulkan :
§ Tampilan fisik bensin murni adalah : ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
§ Tampilan fisik bensin oplosan adalah: ……………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………
§ Cara sederhana dan termudah untuk mengidentifikasi bensin murni dan oplosan adalah : ……………………………………………………………………………………………………………………………………

H.   Saran
§  Pada praktikum berikutnya sebaiknya menggunakan metode identifikasi dengan cara berbeda
§  Saran untuk konsumen bensin : konsumen harus terampil membedakan bensin murni dan oplosan agar tidak salah pilih
§  Saran untuk oknum pedagang bensin : sebaiknya meningkatkan kesadaran terhadap konsumen, kurangi dan hindari kecurangan dalam perdgangan bensi demi kebaikan semua.

I.     Bahan Diskusi
1.   Bagaimanakah tampilan fisik bensin murni dan bensin oplosan ?
2.   Menurut analisismu, mengapa di Indonesia masih banyak pedagang bensin oplosan?
3.   Pada saat ini, hampir seluruh negara telah melegalkan penggunaan bensin bertimbal karena dampaknya yang merusak lingkungan. Sebenarnya timbal dapat meningkatkan kualitas bensin dan harganya relatif murah. Namun sayangnya, hasil penelitian dari waktu ke waktu mengungkap bahwa timbal sangat baeracun. Menyikapi hal ini, pemerintah Indonesia juga mengambil siikap yang sama dengan negara lain, yaitu dengan meluncurkan bensin jenis pertamax dan pertamax plus. Sayangnya, tidak semua masyarakat Indonesia mampu menjangkau harganya. Hal ini menjadi salah satu penyebab menjamurnya bensin oplosan. Jika kita cermati, sebenarnya bensin oplosan dapat meringankan sebagian masyarakat Indonesia tetapi di saat yang sama menambah pencemaran lingkungan. Uraikan pendapat kalian mengenai hal ini!
Sebagai seorang pelajar, berikan solusi untuk mengatasi dilema ini !

Jawab :
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
J.    Daftar Pustaka
Rufaida, Anis Dyah dan Emi Sulami. 2011. PR Kimia untuk SMA/MA. Intan pariwara :Klaten
Salirawati, das dkk. 2007. Belajar kimia secara Menarik untuk SMA/MA Kelas x. Grasindo : Jakarta. VanCleave, Janice. 2003. A+ proyek-proyek kimia. Pakar Raya : Bandung.

Related Posts

0 comment:

Post a Comment