TANYA JAWAB MATERI BIOTEKNOLOGI (BAGIAN III)

shares |


Silahkan simak tanya jawab materi bioteknologi sebelumnya pada bagian I dan II pada link-link berikut, bagian I, dan bagian II.
Pertanyaan Tentang Vaksin
1.       Apakah ada satu vaksin yang dapat memberikan kekebalan terhadap lebih dari 1 penyakit? Jelaskan disertai 1 contoh yang relevan !
Suatu vaksin biasanya digunakan hanya untuk melawan satu macam penyakit. Misalnya vaksin cacar, hanya digunakan hanya untuk mencegah cacar saja. Teknik DNA rekombinan, virus gen menginduksi kekebalan terhadap penyakit cacar dapat ditambah dengan gen lain yang menginduksi imunitas berbagai macam penyakit. Jadi di masa yang akan datang, dengan menginokulasikan satu macam vaksin saja ke dalam tubuh manusia akan dihasilkan sistem kekebalan terhadap berbagai penyakit. Rekayasa genetika juga dapat digunakan untuk menghasilkan hormon dan protein mamalia melalui bakteri. Contohnya insulin, hormon pertumbuhan, dan beberapa protein kekebalan, anti kanker dan interferon. Contoh vaksin DPT untuk mencegah Dipteri, Pertusis, dan TBC. Vaksin ini dimasukkan melalui suntikan atau injeksi.

Pertanyaan Tentang Protein Sel Tunggal [PST]
§  PST adalah protein yang dihasilkan oleh mikroorganisme, baik itu ganggang, jamur, maupun bakteri.
§  Protein tersebut berada di dalam sel yang dapat mencapai 80% dari berat total. Jadi, protein itu bukan merupakan bahan yang disekresikan oleh sel, melainkan berada di dalam sel. Bandingkan dengan kedelai yang mencapai 45% dan ragi yang mencapai 50%.
§  Kelebihan: dapat digunakan sebagai sumber protein. Karena: umumnya mikroorganisme dapat membelah dengan cepat, tidak memerlukan lahan yang terlalu luas, dan dapat hidup pada medium limbah buangan seperti selulosa (dari kayu, ranting, rumput, kertas), limbah minyak bumi, atau limbah organik yang lain.
§  Kekurangan: protein yang dihasilkan berupa jelly. Hal ini kurang menarik, dinding sel yang terdiri dari selulosa, terutama pada ganggang. Selulosa merupakan bahan yang sulit dicerna manusia, kandungan asam nukleat cukup tinggi. Hal ini menimbulkan asam urat. Hal ini menyebabkan PST hanya diberikan pada hewan ternak.
§  Contoh mikroorganisme penghasil PST:
1.      Spirulina/ganggang biru à dimanfaatkan penduduk Afrika dan Meksiko
2.      Clorela/ganggang hijau bersel satu yang hidup di air tawar à protein bermutu tinggi à di Pasuruan, Indonesia
§  Pada saat ini sedang diteliti PST yang direncanakan dapat dikonsumsi manusia. PST ini dibuat dari jamur fusarium dan proteinnya disebut mikroprotein. Perbedaannya, PST ini tidak dibuat oleh sel tunggal, tetapi oleh hifa jamur. Media tumbuh yang digunakan: sampah organik. Mikopotein yang dihasilkan dapat diolah menjadi potongan “daging” yang rasanya mirip daging ayam. Mikopotein merupakan makanan yang sangat baik, kadar proteinnya 45 %, sedikit lemak, bebas kolesterol dan banyak mengandung serat yang berasal dari miselium jamur.

Related Posts

0 comment:

Post a Comment