Sistem pencernaan manusia: AIR LIUR [AIR LUDAH]

shares |

Tipe air liur

Mengutip Guyton & Hall dalam Textbook of Medical Phisiology, air liur terdapat dua tipe yaitu

  1. Sekresi serus yang mengandung ptyalin (suatu alfa amylase) yang merupakan enzym untuk mencernakan karbohidrat. Dimana karbohidrat atau tepung mulai dipecah, dengan bantuan enzim ini mengubah amilum (zat tepung) menjadi glukosa
  2. Sekresi mucus yang mengandung mucin yang sebagian besar dihasilkan oleh kelenjar parotis, fungsinya pelumasan atau perlindungan permukaan dan. Air liur tipe mucus disekresikan dan dikeluarkan setiap detik sepanjang waktu dan berkurang pada saat tidur.
  3. Kandungan yang ada di dalam air liur
  4. Sebagian besar air liur adalah air,selain itu mengandung :
  5. - Elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium [karbonat/fosfat]
  6. - Mukosa, yang terutama mengandung mukopolisakarida dan glikoprotein
  7. - Senyawa antibakteri diantaranya tiosianat
  8. - Enzym ptyalin dan amylase.
  9. - Senyawa protein. Sebagai mana dikutib dari http://epaper.republika, air ludah mengandung 40 sampai 50 protein. Setiap protein mempunyai fungsi yang berbeda-beda.
  10. - Jamur
  11. - Bakteri
  12. - Virus
  13. - Sekresi dari hidung dan paru – paru, serta
  14. - Sel – sel dari lapisan mulut
  15. Fungsi air liur
  16. Telah dikemukakan di atas bahwa air liur merupakan pertahanan pertama pada system saluran pencernaan, selain itu air liur juga berfungsi sebagai:
  17. Memecah makanan di dalam mulut, sehingga dapat dirasakan oleh lidah dan lebih mudah dicerna oleh lambung Membersihkan makanan dan sel-sel mati dari lapisan mulut
  18. Mengikat makanan menjadi bola sehingga dapat ditelan
  19. Mencegah lapisan mulut kering
  20. Menghancurkan atau mencegah pertumbuhan jamur tertentu
  21. Menetralisir asam dari makanan dan minuman
  22. Menjaga kesehatan gigi dan mulut dari karies, sariawan dan penyakit rongga mulut lainnya
  23. Mengandung beberapa faktor penghancur bakteri salah satunya tiosianat dan beberapa cairan proteolitik terutama lisosimyang menghncurkan bakteri, mencerna partikel makanan
  24. Antibodi protein yang terkandung di dalamnya. Satu protein untuk menangkal debu, sinar dan bahan kimia. Dan dari 50 protein itu di dalamnya terdapat tiga protein yang khusus untuk mikroorganisme
  25.  
  26. Faktor yang mempengaruhi produksi air liur :
  27. Volume air liur yang diproduksi bervariasi yaitu 0,5 – 1,5 liter setiap hari tergantung tingkat perangsangannya.
  28. Beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah produksi air liur antara lain:
  29. Gen
  30. Waktu (produksi air liur berkurang ketika malam hari)
  31. Banyaknya air yang diminum
  32. Rangsangan oleh indera penciuman dan penglihatan
  33. Pengunyahan
  34. Konsumsi obat - obatan yang mempunyai efek samping dapat menurunkan sekresi air liur
  35. Usia
  36. Kelainan sistemik, seperti sindrom Sjorgen
  37. Terapi radiasi
  38.  
  39. Cara menjaga kualitas air liur
  40. Begitu besar manfaat air liur sebagai pintu masuk utama makanan dan minuman yang kita konsumsi yang nantinya akan diproses didalam tubuh kita dan akan mempengaruhi kualitas kesehatan tubuh kita. Oleh karenanya kualitas air liur perlu dijaga agar benar -benar berkualitas dalam menjalankan fungsinya
  41. Untuk menjaga kualitas air liur sebaiknya :
  42. - Menggunakan pasta gigi yang tidak mengandung detergen. Kandungan Sodium Lauryl Sulfat (deterjen) yang terdapat di dalam pasta gigi dapat merusak kualitas air ludah dan membuat mulut kering serta merusak indera pengecap sehingga rasa makanan berubah menjadi pahit atau hambar sesaat setelah menggosok gigi dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung deterjen
  43. - Hindari segera menyikat gigi setelah makan, sebaiknya 20 menit setelah makan, karena menurut Prof drg Melanie S. Djamil, Mbiomed, pakar kesehatan gigi dan mulut, air liur berfungsi sebagai buffer ( penyeimbang). Pada saat makan, pH normal saliva semula 6,8 akan turun hingga mencapai pH kritis, yaitu 4. Apabila makan dan segera sikat gigi, maka struktur alami air liur tersebut akan rusak dan mempengaruhi fungsinya terhadap proses pencernaan yang berlangsung dalam rongga mulut

Related Posts

0 comment:

Post a Comment