STOIKIOMETRI: HUBUNGAN KOEFISIEN DENGAN JUMLAH MOL

shares |



Pada artikel sebelumnya anda telah membaca tentang hubungan mol dengan massa zat.
pada artikel ini akan dibahas tentang hubungan koefisien dengan jumlah mol. Koefisien adalah angka yang menyatakan perbandingan jumlah zat yang terlibat suatu reaksi. Oleh karena itu, suatu persamaan reaksi harus disetarakan terlebih dahulu.
Rumus: nc =  
Keterangan, nc = mol zat yang dicari, zc = koefisien zat yang dicari, nk = mol yang diketahui, zk = koefisien zat yang diketahui.
Contoh:
Diketahui suatu persamaan reaksi:
2Al + 3H2SO4 à Al2 (SO4)3 + 3H2
Jika diketahui digunakan 3 mol aluminium (Al), berapa mol gas hidrogen yang dihasilkan?
Jawab:
n H2 =
n H2 =

HUBUNGAN KOEFISIEN DENGAN JUMLAH MOL

STOIKIMETRI REAKSI UNTUK CAMPURAN EKUIVALEN

Untuk persamaan reaksi yang ekuivalen, semua zat yang terlibat habis tidak ada yang sisa, lihat contoh berikut:
Diketahui persamaan reaksi setara sebagai berikut:
2Al + 3H2SO4 à Al2 (SO4)3 + 3H2. Jika 2,7 gr aluminium direaksikan, tentukan:
a.       Massa H2SO4 yang dibutuhkan
b.      Massa Al2 (SO4)3 yang dihasilkan
c.       Volume gas H2 yang terbentuk pada keadaan standar!
Info tambahan:      Mr Al2 (SO4)3 = 242
                              Mr H2SO4 = 98
                              Mr H2 = 2 x Ar, H = 2x1 = 2
Diketahui: m Al = 2,7 gram
Jawab:
a.       N Al =
2Al + 3H2SO4 => Al2 (SO4)3 + 3 H2
n H2SO4      =
                  =
m H2SO4   = n H2SO4 x Mr H2SO4
                  = 0,15 x 98 = 14,7 gr
b.      n Al2 (SO4)3 =
                  =
m Al2(SO4)3 = n x Mr Al2 (SO4)3
                  = 0,05 x 242 = 121 gr
c.       n H2           =
                  =
V H2 (STP) = n x 22,4
V H2 = 0,15 x 22,4 = 3,36 liter

PEREAKSI PEMBATAS

Tidak semua reaktan habis bereaksi. Ada reaksi kimia di mana reaktannya habis bereaksi. Reaktan yang habis bereaksi disebut pereaksi pembatas.
Rumus menentukan pereaksi pembatas adalah dengan rumus rasio.
Rasio zat x =
Contoh; reaksi pembakaran sempurna, metana/CH4
            CH4 + 2O2 => CO2 + 2H2O
Jika massa CH4 yang direaksikan = 8, dan massa O2 = 40. Tentukan:
a.       pereaksi pembatas
b.      jumlah mol O2 yang diketahui
c.       massa sisa O2
d.      jumlah mol CO2 yang terbentuk
e.       volume CO2 pada STP yang terbentuk
f.        jumlah mol H2O yang terbentuk
g.       massa H2O yang terbentuk
diketahui:
Mr CH4 = 16
Mr O2 = 2x16 = 32
Mr CO2 = 44
Mr H2O = 18
n CH4 =
n O2 =  (mula-mula)
Rasio CH4 =
Rasio O2 =

a.       Rasio CH4 < rasio O2, maka pereaksi pembatasnya = CH4
b.      n O2 (bereaksi)     =
                              =
c.       n O2 (sisa) = n O2 mula-mula – n O2 (bereaksi)
                  = 1,25 – 1 = 0,25 mol
m O2 (sisa)            = n O2 (sisa) x Mr o2
                              = 0,25 x 32 =
d.      n CO2 =  x 0,5 = 0,5 mol
e.       CO2 = n x 22,4 = 0,5 x 22,4 =
f.        n H2O      =  CH4
                  =
g.       m H2O       = n x Mr H2O
                  = 1 mol x 18 = 18 gr

Related Posts

0 comment:

Post a Comment