Dampak Negatif Pembakaran Bensin dan cara mengatasinya

shares |



A.     Dampak Negatif Pembakaran Bensin
Penggunaan bensin bertimbal (mengandung TEL : tetra ethyl lead) menyebabkan tercemarnya udara oleh partikel timbal yang dihasilkan pada saat proses pembakaran. Jika terhirup makhluk idup (manusia) dapat menyebabkan gangguan tulang belakang dan gangguan kerja enzim.
Pembakaran yang tidak sempurna menyebabkan pencemaran udara. Gas buangan yang dihasilkan  = gas CO (karbon monoksida). Gas CO sangat berbahaya karena mampu menggantikan ikatan oksigen pada hemoglobin. Daya ikat hemoglobin terhadap CO dua kali lebih besar daripada terhadap gas oksigen.


B.     Mengatasi Dampak Pembakaran Bahan Bakar terhadap Lingkungan
Sudahkah Anda menulis bagaimana cara mengatasi dampak dari pembakaran bahan bakar ? berikut ini beberapa cara mengatasi dampak pembakaran bahan bakar.
1.    Melarang dan mengurangi pemgunaan bensin  yang mengandung timbal (Pb).Di Amerika Serikat penggunaan bahan bakar bermuatan timbale menurun lebih dari 5 % dari tahun 1976 sampai 1980,sehingga menurunkan kadar timbal dalam darah sampai 37%.
2.    Pemeliharaan alat pembakar,seperti knalpot kendaraan dan kompor rumah tangga sehingga proses pembakaran lebih sempurna.
3.    Memperhatikan kualitas bahan bakar.Makin baik kualitas bahan bakar makin baik daya bakarnya ,sehingga akan mengurangi polusi.
4.    Mengganti bahan bakar dengan bahan bakar alternative nonpetroleum,seperti methanol,etanol,gas alam yang dimampatkan atau gas petroleum cair ,dan hidrogen atau baterai listrik ,yang dapat menghapus pencemaran oleh pipa knalpot.
5.    Mengoksidasi bahan bakar dengan menambahkan  alcohol membentuk gasohol (bensin dan alkohol).Bahan bakar ini terbakar lebih sempurna sehingga dapat menurunkan emisi karbon monoksida.
6.    Menurunkan kadar sulfur ,sehingga pada saat pembakaran mengeluarkan sulfur oksida lebih sedikit.
7.    Mengadakan bahan bakar alternativ  yang membakar lebih bersih dari bensin dan minyak diesel yang berupa campuran berwawasan lingkungan .Campuran ini merupakan formulasi ulang yang menurunkan daya penguapan,sehingga menurunkan konsentrasi benzen dan komponen beracun lainya.
8.    Menggalakkan penggunaan kendaraan dengan bahan bakar gas alam.
9.    Memperbaiki mutu kendaraan bermotor, diantaranya dengan mengembangkan sarana untuk memanaskan katalis sehingga mesin kendaraan dapat hidup lebih cepat dan pencemaran berkurang.
10.  Menggunakan tenaga baterai.Ada dua keuntungan yang diperoleh dengan menngunakan tenaga baterai, yaitu pencemaran asap dan karbon dioksida akan terkurangi karena penghapusan pipa knalpot, dan pencemaran karbon dioksida yang menyebabkan pemanasan global akan terkendali dengan digantinya mesin pembakaran dalam (inter com-bustion engine) oleh pembangkit tenaga sentral yang lebih efisien.
11.  Penggunaan turbin putar gabungan.penggunaan sumber daya stasioner ini meliputi turbin putar gabungan (combined-cycle turbines )yang dihidupkan dengan pembakaran gas (gas-fired combined-cycle turbines ).Alat ini dapat membangkitkan tenaga listrik dengan mengurangi pencemaran udara sebesar 50%-99% dibadingkan dengan sumber pembangkit tenaga lain yang memakai bahan bakar.
12.  Memanfaatkan turbin angin dan sel tenaga matahari dengan itingkat pencemaran nol.
13.  Melakukan penghematan berdasarkan pasar ,salah satunya adalah energi star computer,suatu pasar bagi computer yang daya listriknya secara otomatis akan melemah jika computer tidak digunakan.
 Selain cara –cara di atas, untuk mengatasi dampak pemakaran bahan bakar dapat dilakukan dengan menerapkan zona larangan , seperti : larangan masuk ke suatu daerah pada jam-jam tertentu.Cara lain ,yaitu dengan peraturan adanya” Hari Tanpa Mengemudi” dan membudayakan pemakain sepeda karena tidak memakai bahan bakar.
14. Produksi bensin yang ramah lingkungan, misalnya bensin tanpa timbale
15. Penggunaan EFI [Electronic Fuel Injection]
16. Penggunaan converter katalitik pada sistem buangan kendaraan
17. Penghijauan atau pembuatan taman dalam kota
18. Penggunaan bahan bakar alternative yang dapat diperbarui dan yang lebih ramah lingkungan, seperti tenaga surya dan sel bahan bakar.

Related Posts

0 comment:

Post a Comment