Monday, March 6, 2017
Lulusan Teknik kimia gak perlu galau cari kerja! Inilah Prospek jurusan teknik kimia

Lulusan Teknik kimia gak perlu galau cari kerja! Inilah Prospek jurusan teknik kimia

Teknik kimia adalah jurusan yang Memiliki Prospek Kerja yang Paling luas, Tidak heran jika banyak Yang memilih jurusan teknik kimia ini, Namun dengan Lapangan Kerja yang luas persaingan juga sangatlah ketat, maka dari itu anda harus lebih semangat dan lebih serius lagi, karena jurusan teknik kimia bukan hanya jurusan yang memiliki prospek kerja Luas,tapi juga jurusan kuliah yang sangat sulit untuk dipelajari.Dalam jurusan Teknik kimia anda bukan hanya belajar kimia saja,Belajar kimia dalam jurusan teknik kimia hanyalah 10% saja, Namun anda akan lebih banyak mempelajari tentang matematika dan fisika, Misalnya saja seperti Teknik reaksi kimia, kimia fisika,thermodinamika, operasi teknik kimia materi kuliah yang dibahas hanyalah matematika dan fisika,semua tentang hitung-hitungan.
Adapun yang akan dipelajari dalam jurusan teknik kimia sangatlah banyak,dalam perkuliahan,anda akan diajarkan tentang teknik perancangan pabrik,seperti pabrik kimia, makanan,bioproses,dan lain-lain,merancang pabrik bukan berarti anda yang akan membangun pabrik, merancang pabrik disini maknanya adalah anda akan diajarkan tentang merancang banyak proses yang terjadi di dalam pabrik,contohnya bagaimana caranya supaya reaksi dalam reaktor bisa menghasilkan produk seperti yang diharapkan,pengendalian proses dan sistem penggunaan sumber daya tersebut.
prospek kerja teknik kimia

Bagaimanakah Prospek Kerja Jurusan Teknik Kimia?


Di Dunia industri yang makin berkembang ini tentunya prospek kerja sarjana teknik kimia sangatlah luas ,karena kebutuhan dunia dan bahkan indonesia sendiri sangatlah meningkat,sehingga lulusan teknik kimia sangat dibutuhkan diberbagai industri pangan dan lain-lain,Berikut Prospek Kerja Jurusan Teknik Kimia :

Industri Proses Kimia

Industri proses kimia adalah industri yang mengelolah bahan baku menjadi bahan yang lebih bermanfaat dengan menggunakan proses-proses kimia, sarjana teknik kimia sangat dibutuhkan di industri proses kimia, Biasanya produk yang dihasilkan di industri proses kimia seperti industri pupuk, pengelolah minyak bumi, polimer, kertas, logam, gas, makanan dan obat-obatan.

Industri Pengolahan Limbah

Sarjana Teknik kimia  sangat dibutuhkan di industri pengelolahan limbah,seperti yang kita ketahui industri di indonesia ini sangat banyak,karena lulusan teknik kimia yang memiliki dasar dan ilmu pengetahuan yang lebih, Setelah lulus anda bisa bekerja di perusahaan Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), dan anda juga bisa masuk di support system perusahan lainnya, seperti di pengelolahan limbah di oil gas industry

Industri Renewable Energy

Lulusan jurusan teknik kimia sangat dibutuhkan di industri renewable energy, di dalam industri ini anda akan lebih dekat dengan lingkungan dan memperbaiki alam dan sekitarnya menggunakan proses-proses kimia agar menjadi ramah lingkungan dan efesien.

Peneliti

Sarjana Teknik kimia juga memiliki Peluang menjadi seorang peneliti diberbagai lembaga penelitian kimia,seperti bekerja di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia(LIPI), menjadi asisten profesor/dosen untuk membantu penelitiannya,Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Dosen

Mungkin semua sarjana bisa menjadi seorang dosen di setiap jurusan,namun dosen jurusan lain mungkin sudah banyak di indonesia,tentunya persaingannya juga sulit,Lulusan Teknik kimialah yang memiliki peluang besar untuk menjadi seorang dosen,karena tidak semua lulusan teknik industri ingin menjadi seorang dosen,untuk menjadi seorang dosen mungkin anda harus memiliki gelar master, kecuali memang anda diminta oleh pihak universitas sendiri untuk menjadi dosen karena anda mahasiswa yang sangat berprestasi,untuk itu jika di universitas anda ada program asisten dosen,maka ikutilah ! karena menjadi asisten dosen selain bisa membuat anda lebih banyak belajar,anda juga akan dilirik oleh pihak universitas,jika sudah dilirik bahwasannya anda mahasiswa aktif,kemungkinan besar ketika anda lulus sarjana anda akan dipanggil untuk menjadi dosen di universitas anda sendiri.

Nah sudah tahu kan prospek kerja teknik kimia? semoga bermanfaat!

Ini Dia 10 Perguruan Tinggi dengan Jurusan Teknik Kimia Terbaik

Ini Dia 10 Perguruan Tinggi dengan Jurusan Teknik Kimia Terbaik

Image result for mahasiswa
image source: pixabay
Menurut Wikipedia, Teknik kimia (Inggris: chemical engineering) adalah cabang ilmu teknik atau rekayasa yang mempelajari pemrosesan bahan mentah menjadi barang yang lebih berguna, dapat berupa barang jadi ataupun barang setengah jadi.
 Ilmu teknik kimia diaplikasikan terutama dalam perancangan dan pemeliharaan proses-proses kimia, baik dalam skala kecil maupun dalam skala besar seperti pabrik. Insinyur teknik kimia yang pekerjaannya bertanggung jawab terhadap perancangan dan perawatan proses kimia pada skala pabrik dikenal dengan sebutan "insinyur proses" (process engineer). Selain itu, insinyur teknik kimia modern juga melakukan penelitian yang bertujuan untuk menemukan material-material dan teknik-teknik baru, yang kadang-kadang juga berhubungan dengan berbagai disiplin ilmu lainnya, seperti nanoteknologi, sel bahan bakar, dan teknik biomedis.[1] Pada teknik kimia, ada 2 subgrup besar yang di antaranya: 1) mendesain, membangun, dan mengoperasikan pembangkit/pabrik dan proses-proses kimia di dalamnya dan 2) mengembangkan substansi baru atau pengembangan dari substansi sebelumnya pada berbagai produk yang rentangnya mulai dari makanan dan minuman sampai kosmetik, pembersih, dan obat-obatan.

Banyak perguruan tinggi memiliki jurusan teknik kimia untuk menampung minat mahasiswa yang ingin menekuni bidang teknik kimia ini. Setiap tahunnya ribuan pelajar dari berbagai SMA maupun SMK memperebutkan slot untuk mempelajari ilmu ini.

Berikut merupakan 10 perguruan tinggi dengan jurusan teknik kimia terbaik yang kami kutip dari kampusgw.com:

1. Jurusan Teknik Kimia Universitas Indonesia (UI), Depok
2. Jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya
3. Jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung
4. Jurusan Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta
5. Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang
6. Jurusan Teknik Kimia Universitas Sriwijaya (UNSRI), Palembang
7. Jurusan Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
8. Jurusan Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH), Banda Aceh
9. Jurusan Teknik Kimia Universitas Surabaya (UBAYA), Surabaya

10. Jurusan Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung

nah buat kamu yang ingin belajar teknik kimia persiapkan diri dengan baik ya! selamat belajar.

Ini dia perbedaan Perubahan Kimia dan perubahan Fisika

Ini dia perbedaan Perubahan Kimia dan perubahan Fisika

Perubahan Fisika adalah Perubahan zat yang tidak menghasilkan zat baru. Perubahan Kimia adalah Perubahan Zat yang menghasilkan zat baru.
10 contoh perubahan fisika :

  1. Baju yang berasal dari kain 
  2. Kerikil yang berasal dari batu setelah setelah proses penumbukan 
  3. Es batu yang berasal dari air 
  4. Tepung yang berasal dari beras 
  5. Batu bata, genteng, guci yang terbuat dari tanah liat 
  6. Kue yang terbuat dari tepung. 
  7. Jelly (sejenis agar-agar) yang terbuat dari campuran air dan pewarna gula 
  8. Kain yang berasal dari benang 
  9. Handycraft berupa pin dan gantungan kunci yang terbuat dari kain flannel 
  10. Meja dan kursi yang terbuat dari kayu 
10 jenis perubahan kimia :

  1. Apel busuk Image result for apel busuk
  2. Kertas yang dibakar jadi abu 
  3. Daun kering yang diproses menjadi pupuk kompos
  4. Pembakaran bahan bakar bensin pada kendaraan bermotor 
  5. Fotosintesis 
  6. Nasi basi 
  7. Besi berkarat 
  8. Kedelai dijadikan tempe dan tahu 
  9. Arang yang berasal dari pembakaran batang kayu 
  10. Makanan yang dimakan diproses dalam tubuh menjadi feses (tinja).




Ciri-ciri Perubahan Kimia

Ciri-ciri Perubahan Kimia

Ciri-Ciri Perubahan Kimia
Related image
image source: pixabay

Sebagaimana dijelaskan pada pembahasan tentang perubahan kimia di atas, bahwa dalam perubahan kimia selalu terbentuk zat baru. Untuk membantu kalian mengidentifikasi perubahan kimia, perhatikan penjelasan tentang ciri-ciri perubahan kimia di bawah ini.

Pembentukan Gas

Reaksi kimia bersifat unik. Beberapa reaksi kimia tertentu dapat membentuk gas. Contoh reaksi kimia,yang membentuk gas ialah reaksi logam magnesium (Mg) dengan asam klorida (HCl). Reaksi tersebut dapat ditulis sebagai berikut:

Magnesium + Asam klorida Magnesium klorida + gas hidrogen

Mg(s) + 2HCl(aq) MgCl2 (aq) + H2(g)

Gas yang terbentuk dapat kalian lihat dalam wujud gelembung-gelembung kecil. Gas tersebut adalah gas hidrogen. Contoh reaksi pembentukan gas yang lain adalah reaksi elektrolisis air (H2O) menjadi gas hidrogen (H2) dan oksigen (O2).

Pembentukan Endapan

Reaksi pengendapan adalah reaksi yang menghasilkan suatu senyawa yang berbentuk padatan. Padatan tersebut tidak larut (tidak bercampur secara homogen) dengan cairan di sekitarnya, sehingga disebut endapan.

Salah satu contoh reaksi yang dapat membentuk endapan ialah antara barium klorida (BaCl2) dengan natrium sulfat (Na2SO4). Reaksi tersebut berlangsung sebagai berikut:

Barium klorida + Natrium sulfat Barium sulfat + Natrium klorida

Endapan putih

BaCl2(aq) + Na2SO4(aq) BaSO4(s) + 2NaCl(aq)

Contoh reaksi pembentukan endapan yang lain adalah antara timbal nitrat (Pb(NO3)2) dengan natrium iodida (NaI) akan menghasilkan endapan timbal iodida yang berwarna kuning.

endapan
Pembentukan endapan Timbal Iodida



Perubahan Warna

Mengapa suatu reaski kimia dapat menghasilkan warna yang berbeda? Ketika suatu reaksi kimia berlangsung, akan terjadi perubahan komposisi dan terbentuk zat baru yang mungkin memiliki warna yang berbeda.

Contoh reaksi kimia yang memberikan warna yang khas adalah reaksi antara tembaga sulfat (CuSO4) dengan air (H2O). Warna tembaga sufat adalah putih apabila ditambahkan air, warnanya berubah menjadi biru. Warna biru tersebut adalah warna senyawa baru yang terbentuk, yaitu CuSO4.5H2O.

Perubahan suhu

Reaksi kimia disertai perubahan energi. Salah satu bentuk energi yang sering menyertai reaksi kimia adalah energi panas. Dengan demikian, terjadinya perubahan kimia akan ditandai dengan perubahan energi panas, atau aliran kalor dari atau ke lingkungan. Akibatnya suhu hasil reaksi dapat menjadi lebih tinggi atau dapat menjadi lebih rendah daripada suhu pereaksinya.
Devinisi Perubahan Kimia, contoh, dan perbedaannya dengan perubahan Fisika

Devinisi Perubahan Kimia, contoh, dan perbedaannya dengan perubahan Fisika

perubahan kimia adalah perubahan zat yang dapat menghasilkan zat baru dengan sifat kimia yang berbeda dengan zat asalnya. Zat baru yang terbentuk dalam perubahan kimia disebabkan adanya perubahan komposisi materi. Perubahan tersebut dapat berupa penggabungan sejumlah zat atau peruraian suatu zat. Berlangsungnya perubahan kimia dapat diketahui dengan ciri-ciri sebagai berikut:
perubahan kimia
sumber gambar: wkipedia

  • Terbentuknya gas
  • Terbentuknya endapan
  • Terjadinya perubahan warna
  • Terjadinya perubahan suhu
Untuk lebih memahami perubahan kimia, berikut disajikan berbagai contoh perubahan kimia; (sumber: pengayaan.com)
  1. kayu yang dibakar
  2. petasan yang di bakar
  3. apel yang membusuk
  4. gula yang di larutkan ke dalam air
  5. kertas yang di bakar menjadi abu
  6. susu yang menjadi masam rasanya
  7. daun yang menguning dan berubah menjadi berwarna kecoklatan
  8. kedelai yang dijadikan tahu atau tempe
  9. proses fotosintetis
  10. daun yang diproses jadi pupuk kompos
  11. nasi menjadi basi
  12. singkong difermentasi jadi tape
  13. kertas dibakar jadi abu
  14. besi yang menjadi berkarat dikarenakan terkena air
  15. pembakaran bensin pada motor/mobil
Sedangkan perubahan Fisika, contohnya adalah sebagai berikut;
  1. es batu jadi air
  2. lilin yang meleleh ketika dipanaskan
  3. air jadi uap ketika dipanaskan
  4. benang yang diubah jadi kain
  5. es krim yang mencair
  6. kayu dibuat jadi meja
  7. aluminium dibuat jadi peralatan makan (garpu atau sendok)
  8. batu ditumbuk jadi kerikil
  9. beras digiling jadi tepung
  10. tanah liat yang diubah jadi genting atau batu bata
  11. pohon dipotong jadi balok kayu
  12. biji kopi digiling jadi serbuk kopi
  13. gula dilarutkan jadi air gula
  14. kapur barus menyublim
  15. raksa menguap
Yuk Belajar Contoh Perubahan Kimia

Yuk Belajar Contoh Perubahan Kimia

Perubahan kimia merupakan perubahan zat yang menghasilkan zat baru dengan sifat-sifat yang baru, yang di sebut sebagai reaksi kimia. Perubahan zat tidak dapat kembali ke bentuk semula.
Ciri dari perubahan kimia suatu zat, yaitu : terbentuknya zat jenis baru, diikuti oleh perubahan sifat kimia melalui reaksi kimia, dan zat yang berubah tidak dapat kembali ke bentuk semula.
Selama terjadinya perubahan kimia, maka massa zat sebelum reaksi sama halnya dengan massa zat sesudah reaksi kimia.
Terjadinya perubahan kimia di sebabkan oleh :
1. Terjadi akibat adanya pembakaran
2. Terjadi akibat adanya pencampuran zat
3. Terjadi akibat adanya aliran listrik
4. Terjadi akibat pencampuran dua zat atau lebih yang menghasilkan jenis zat baru :
1). Ketika mengisi ulang aki
2).Asam klorida+ Natrium hidroksida
Beberapa contoh perubahan kimia :
1. Buah apel yang membusuk
2. Kertas yang di bakar menjadi abu
3. Pupuk kompos yang di proses dari daun kering
4. Pembakaran bahan bakar bensin pada kendaraan bermotor
5. Nasi yang basi
6. Fotosintesis
7. Kacang kedelai yang di jadikan bahan pembuatan tahu dan tempe
8. Daging yang di panggang menjadi sate
9. Pembakaran batang kayu menjadi arang
Image result for perubahan kimia
image source: pixabay

10. Makan yang di makan dan di proses dalam tubuh makhluk hidup menjadi feses/tinja)
11. Kulit putih menjadi hitam karena kebanyakan berjemur di bawah panas sinar matahari
12. Susu menjadi masam karena terbentuknya zat baru, yaitu asam laktat
13. Petasan yang meledak menghasilkan bentuk yang berbeda pada bentuk semula
14. Kentang dan buah apel yang telah di kupas di biarkan beberapa detik, akan menghasilkan warna bintik-bintik kecoklatan.
15. Besi menjadi karat, besi Fe menjadi Fe2O3 yang berbeda dengan besi.
16. Singkong di buat menjadi tapai menghasilkan bentuk dan rasa yang berbeda
17. Gula yang di panaskan menjadi cair
18. Proses pemurnian emas menggunakan merkuri
19. Pencampuran asam dan basa menjadi garam dan pelarut
20. Pembentukan sel darah merah di sum-sum tulang
sumber artikel : http://pengayaan.com/15-contoh-perubahan-kimia/
Friday, January 13, 2017

Teori Hibridasi dan contoh soal pembahasannya

Selamat pagi sobat chemistricks, dalam posting kali ini akan diulas tetangn teori hibridasi disertai contoh soal pembahasannya. Sebagaimana diketahui bahwa hibridasi adalah penyetaraan tingkat energi melalui penggabungan antarorbital. Senyawa kovalen atau kovalen koordinasi. Teori hibridisasi dipromosikan oleh kimiawan Linus Pauling dalam menjelaskan struktur molekul seperti metana (CH4). Secara historis, konsep ini dikembangkan untuk sistem-sistem kimia yang sederhana, namun pendekatan ini selanjutnya diaplikasikan lebih luas, dan sekarang ini dianggap sebagai sebuah heuristik yang efektif untuk merasionalkan struktur senyawa organik.
Hibridisasi  tidak hanya menyangkut tingkat energi, tetapi juga bentuk orbital gambar. Berdasarkan teori Hibridisasi, sebagai contoh C dengan 4 orbital hibrida sp3 (peletakan angka tiga merupakan pangkat dari sp), dapat membentuk 4 ikatan kovalen yang equivalen. Jadi, hibridisasi adalah peleburan orbital-orbital dari tingkat energi yang berbeda menjadi orbital-orbital yang setingkat.

Contoh Berbagai Macam Hibridisasi

Jumlah orbital hibrida (hasil hibridisasi) sama dengan jumlah orbital yang terlihat pada hibridasi itu. Berbagai tipe hibridisasi disajikan dalam tabel berikut:
Teori Hibridisasi
Namun Teori Hibridisasi berbeda dengan Teori domain elektron yang dapat digunakan untuk meramalkan bentuk molekul, tetapi  teori ini tidak dapat digunakan untuk mengetahui penyebab suatu molekul dapat berbentuk seperti itu.
Sebagai contoh, teori domain elektron meramalkan molekul metana (CH4) berbentuk tetrahedron dengan 4 ikatan C-H yang ekuivalen dan fakta eksperimen juga sesuai dengan ramalan tersebut, akan tetapi mengapa molekul CH4 dapat berbentuk tetrahedron?
Pada tingkat dasar, atom C (nomor atom  = 6) mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut.
teori-hibridisasi-1
Dengan konfigurasi elektron seperti itu, atom C hanya dapat membentuk 2 ikatan kovalen (ingat, hanya elektron tunggal yang dapat dipasangkan untuk membentuk ikatan kovalen). Oleh karena ternyata C membentuk 4 ikatan kovalen, dapat dianggap bahwa 1 elektron dari orbital 2s dipromosikan ke orbital 2p, sehingga C mempunyai 4 elektron tunggal sebagai berikut.
teori-hibridisasi-2
Namun demikian, keempat elektron tersebut tidaklah ekuivalen dengan satu pada satu orbital 2s dan tiga pada orbital 2p, sehingga tidak dapat menjelaskan penyebab C pada CH4 dapat membentuk 4 ikatan ekuivalen yang equivalen. Untuk menjelaskan hal ini, maka dikatakan bahwa ketika atom karbon membentuk ikatan kovalen dengan H membentuk CH4, orbital 2s dan ketiga orbital 2p mengalami hibridisasi membentuk 4 orbital yang setingkat. Orbital hibridanya ditandai dengan sp3 (peletakan angka tiga merupakan pangkat dari sp) untuk menyatakan asalnya, yaitu satu orbital s dan 3 orbital p.
Soal 1               
Molekul mempunyai bentuk oktahedral. Jika diketahui nomor atom S = 16, bentuk orbital hibrida adalah . . . .
A.
B.
C.
D.
E.


Pembahasan :     
Molekul mempunyai bentuk oktahedral. Dalam molekul yang menjadi :
Atom pusat = S (nomor atom 16)
Konfigurasi S =

Atom S akan berikatan tunggal dengan F(nomor atom 9), karena jumlah elektron valensi F adalah 7 sehingga hanya membutuhkan satu buah elektron lagi agar stabil secara oktet.

Konfigurasi F =

Diagram Orbital :
Atom S berkewajiban untuk menyediakan enam buah orbital yang berisi elektron tidak berpasanan agar bisa berikatan dengan enam bua atom F. Pada bentuk dasar seperti gambar diatas, atom S hanya mempunyai dua orbital yang terisi elektron yang tidak berpasangan. Untuk menyediakan 4 orabital lagi, maka masing masing satu buah elektron pada sub kulit 3s dan 3p diseksitasi / promosi / dipindahkan ke orbital 3d sehingga tercipta orbital baru (orbital hibrida) yang memiliki enam buah elektron tidak berpasangan pada orbitalnya.

Agar lebih paham perhatikanlah gambar dibawah ini :

Orbital yang sudah berisi enam buah elektron menyendiri akan ditempai oleh enam buah elektron dari atom F

Jawaban : E

Soal 2              
Orbital hibrida dimiliki oleh senyawa . . . . .(nomor atom : B = 5, Cl =17, S = 16, F = 9, P =15 dan H = 1)
A.
B.
C.
D.
E.

Pembahasan :
Untuk menentukan senyawa yang memiliki orbital hibrida, berarti kita cek satu persatu option jawabannnya (sekalian berlatih agar lebih paham ya....semangat)

Pada Senyawa Yang menjadi :
Atom pusat = B (nomor atom 5)
Karean molekul adalah ion poliatomik yang bermuatan - 1, artinya satu buah elektron telah diterima oleh atom B, sehingga konfigurasi dan diagram orbitalnya dalam keadaan ion adalah sebagai berikut :
Wah ternyata molekul memiliki orbital hibrida (beruntunggnya.....coba jawabannya E, kan lebih pajang lagi caranya....saran saya cek secara acak saja optionnya....siapa tau ketemu lebih cepat...haha)

Kita coba satu buah lagi ya, agar kita menjadi lebih paham . . .saya pilih HCl (ada alasan khusus)
Ternyata pada molekul HCl, atom Cl sudah mempunyai satu orbital berisi elektron yang tidak berpasangan, sehingga atom H dapat langsung berikatan dengan atom Cl tanpa melaui proses hibridisasi.

Jawaban : A

Soal 3      
Atom pusat dalam molekul mengalami hibridisasi . . . . .(nomor atom S = 16 dan Cl = 17)
A.
B.
C.
D.
E.

Pembahasan :    
Pada molekul :
Konfigurasi elektron :
S (atom pusat) =
Cl =

Keadaan Dasar (atom pusat S)
Atom S harus menyediakan 4 orbital berisi elektron yang tidak berpasangan , sehingga sebuah elektron dari subkulit 3p (terluar) akan dieksitasikan ke orbital 3d.
Jawaban : D

Soal 4           
Unsur X(nomor atom 15) dan Y (nomor atom 9) saling berikatan satu sama lain membentuk senyawa kovalen . Hibridisasi yang terjadi dan bentuk molekul adalah . . . .
A.
B.
C.
D.
E.

Pembahasan :            
Molekul dengan atom pusat X
Konfigurasi elektron :
X (nomor atom 15) = =
Y (nomor atom 9 ) = =

Keadaan dasar (atom X)
Atom X mengalami hibridisasi tanpa meaui proses eksitasi elektron.

Hibridisasi ;
Orbital hibrida seharusnya memiliki bentuk tetrahedral, tetapi karena dalam molekul terdapat satu pasang elektron bebas, maka bentuk molekulnya menjadi segitiga piramida / piramida trigonal.

Jawaban : C

Soal 5        
Orbital hibrida dimiliki oleh unsur dengan struktur elektron terluar . . . . .
A.
B.
C.
D.
E.

Pembahasan :
Orbital hibrida adalah penggabungan orbital s, 3 buah orbital p dan 2 buah orbital d yang tingkat energinya setara (nilai bilangan kuantumnya sama )

Untuk memiliki orbital hibrida maka minimal sebuah atom, mengisi elektronyaa sampai tingkat energi ketiga, karena pada tingkat ini sudah ada subkulit d. Untuk lebih jelasnya ingat kembali prinsip Aufbau dalam pengisian elektron.

1s tingkat energi 1
2s  2p tingkat energi 2
3s  3p  3d tingkat energi 3

Jika option A dan B tidak mungkin memiliki orbital hibrida .

Kita tinggal mengecek option yang lain
Tidak mungkin membentuk orbital hibrida karena eksitasi hanya mungkin terjadi dari orbital 3s ke 3p membentuk orbital hibrida .

Atom dengan konfigurasi diatas juga tidak membentuk orbital hibrida karena eksitasi yang dilakukan orbital 3s ke 3d akan menghasilkan orbital hibrida saja.
Jawaban : E

Soal 6           
Pernyatan berikut yang mendukung bahwa pada molekul terdapat orbital hibrida adalah . . . .
A. Bentuk molekulnya linier
B. Sifat kepolaran molekul \
C. Adanya sepasang elektron bebas
D. Adanya 2 elektron tunggal pada oksigen
E. adanya 3 pasang elektron ikatan yang energinya sama

Pembahasan :
Molekul memiliki orbital
Konfigurasi elektron
H (nomor atom 1) =
O (nomor atom 8) =

Atom pusat = O
Kedaan dasar
Karena sudah tersedia 2 orbital yang berisi elektron tidak berpasangan, maka atom O dalam molekul tidak mengalami eksitasi elektron, tetapi langsng pada proses hibridisasi.

Orbital hibrida =
Bentuk molekul = sudut (karena punya dua pasangan elektron bebas)
Terdapat dua pasang elektron ikatan yang digunakan bersama dengan atom H.
Kepolaran = Polar (karena bentuk molekul yang asimetri)

Jawaban : B
teori-hibridisasi-3