Monday, November 20, 2017
Cara melakukan deteksi dini dan skrining HIV

Cara melakukan deteksi dini dan skrining HIV

Apa itu HIV/AIDS?
Menurut UNAIDS (The Joint United Nations Programme on HIV/AIDS), HIV atau human immunodeficiency virus adalah virus yang menyerang sistem imun. Akibatnya, penderita akan menderita penyakit kronis yang mengancam nyawa.

Jika tidak disembuhkan, HIV bisa berkembang menjadi AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome. Biasanya HIV membutuhkan waktu sekitar 10 tahun untuk berkembang menjadi AIDS yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya.

Menurut data Ditjen PP & PL Kemenkes, sejak tahun 2005 sampai September 2015, terdapat kasus HIV sebanyak 184.929 yang didapat dari laporan layanan konseling dan tes HIV. Jumlah kasus HIV tertinggi yaitu di DKI Jakarta (38.464 kasus), diikuti Jawa Timur (24.104 kasus), Papua (20.147 kasus), Jawa Barat (17.075 kasus) dan Jawa Tengah (12.267 kasus).  Ibu rumah tangga menjadi salah satu kelompok pengidap HIV yang tinggi.

Cara penyebaran dan Risiko HIV/AIDS
HIV menyebar melalui pembuluh darah. Ada beberapa cara bagaimana virus HIV bisa menyebar ke orang lain. Faktor risiko penularan HIV tertinggi adalah hubungan seks tidak aman pada heteroseksual (46,2 persen), penggunaan jarum suntik tidak steril pada Penasun (3,4 persen), dan LSL (Lelaki sesama Lelaki) (24,4 persen). HIV/AIDS tidak akan menyebar melalui berjabat tangan dengan penderita, berkomunikasi, atau menggunakan piring yang sama saat makan. Sebab penyebaran HIV/AIDS hanya terjadi melalui pembuluh darah saja.

Pencegahan
Beberapa cara untuk mencegah HIV/AIDS adalah dengan selalu memakai pengaman saat berhubungan seks. Kemudian memperhatikan kebersihan jarum suntik ketika ingin memasang tato atau tindik.

Dengan memahami beberapa hal di atas, ada satu hal yang tidak kalah penting, yaitu tes untuk mendeteksi lebih dini apakah diri kita terkena atau berpotensi terjangkit virus HIV atau tidak. Caranya adalah dengan  memeriksakan diri sendiri jika merasa pernah berhubungan dengan berbagai risiko penyebaran HIV/AIDS.
Jika pernah melakukan aktivitas yang berkaitan dengan beberapa cara penyebaran virus di atas, ada baiknya kita waspada dan memeriksakan diri untuk memastikan kondisi kesehatan.

Kita juga dapat melakukan deteksi dini dan skrining HIV dengan datang ke Laboratorium Klinik Kimia Farma. Luasnya  jaringan laboratorium yang tersebar di hampir seluruh kota besar di Indonesia siap melayani kebutuhan kita akan pentingnya melakukan tes deteksi dini dan skrining HIV.

Sedangkan bagi pasien yang telah terinfeksi dapat melakukan pemeriksaan HIV RNA/Viral Load HIV (metode Real Time PCR) untuk mengetahui jumlah virus human immunodeficiency virus dalam sampel pasien. Dengan mengetahui hasil pemeriksaan laboratorium yang cepat dan akurat, maka pasien dapat melakukan langkah pengobatan yang selanjutnya dan pola hidup sehat agar terhindar dari HIV/AIDS.
Mengenal perusahaan industri farmasi Kimia Farma

Mengenal perusahaan industri farmasi Kimia Farma

Sejarah Kimia Farma
sumber gambar: kimiafarma.co.id
Tidak banyak yang tahu, PT Kimia Farma Tbk. adalah perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1817.
Nama perusahaan ini pada awalnya adalah NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co.
Berdasarkan kebijaksanaan nasionalisasi atas eks perusahaan Belanda di masa awal kemerdekaan, pada tahun 1958, Pemerintah Republik Indonesia melakukan peleburan sejumlah perusahaan farmasi menjadi PNF (Perusahaan Negara Farmasi) Bhinneka Kimia Farma. Kemudian pada tanggal 16 Agustus 1971, bentuk badan hukum PNF diubah menjadi Perseroan Terbatas, sehingga nama perusahaan berubah menjadi PT Kimia Farma (Persero).
Kimia Farma logo.svg
logo perusahaan
Pada tanggal 4 Juli 2001, PT Kimia Farma (Persero) kembali mengubah statusnya menjadi perusahaan publik, PT Kimia Farma (Persero) Tbk, dalam penulisan berikutnya disebut Perseroan. Bersamaan dengan perubahan tersebut, Perseroan telah dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang kedua bursa telah merger dan kini bernama Bursa Efek Indonesia). Berbekal pengalaman selama puluhan tahun, Perseroan telah berkembang menjadi perusahaan dengan pelayanan kesehatan terintegrasi di Indonesia. Perseroan kian diperhitungkan kiprahnya dalam pengembangan dan pembangunan bangsa, khususnya pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia.
sejarah perusahaan
Dengan dukungan kuat Riset & Pengembangan, segmen usaha yang dikelola oleh perusahaan induk ini memproduksi obat jadi dan obat tradisional, yodium, kina dan produk-produk turunannya, serta minyak nabati. Lima fasilitas produksi yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia merupakan tulang punggung dari segmen industri.

Plant Jakarta memproduksi sediaan tablet, tablet salut, kapsul, granul, sirop kering, suspensi/sirop, tetes mata, krim, antibiotika dan injeksi. Unit ini merupakan satu-satunya pabrik obat di Indonesia yang mendapat tugas dari pemerintah untuk memproduksi obat golongan narkotika. Industri formulasi ini telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) clan ISO-9001.

Plant Bandung memproduksi bahan baku kina dan turunan-turunannya, rifampicin, obat asli Indonesia dan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Unit produksi ini telah mendapat US-FDA Approval. Selain itu, Plant Bandung juga memproduksi tablet, sirup, serbuk, dan produk kontrasepsi Pil Keluarga Berencana. Unit produksi ini telah menerima sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan ISO-9002.

Plant Semarang mengkhususkan diri pada produksi minyak jarak, minyak nabati dan kosmetika (bedak). Untuk menjamin kualitas hasil produksi, unit ini secara konsisten menerapkan sistem manajemen mutu ISO-9001 serta telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan US-FDA Approval.

Plant Sarolangun di Jambi Barat mengkhususkan diri pada produksi minyak jarak, minyak nabati dan kosmetika (bedak). Untuk menjamin kualitas hasil produksi, unit ini secara konsisten menerapkan sistem manajemen mutu ISO-9001 serta telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan US-FDA Approval.

Plant Watudakon di Jawa Timur merupakan satu-satunya pabrik yang mengolah tambang yodium di Indonesia. Unit ini memproduksi yodiurn dan garam-garamnya, bahan baku ferro sulfat sebagai bahan utama pembuatan tablet besi untuk obat tambah darah, dan kapsul lunak "Yodiol" yang merupakan obat pilihan untuk pencegahan gondok. Plant Watudakon juga mempunyai fasilitas produksi formulasi seperti tablet, tablet salut, kapsul lunak, salep, sirop clan cairan obat luar/dalam. Unit ini telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), ISO-9002 clan ISO-14001.

Plant Tanjung Morawa di Medan, Sumatera Utara, dikhususkan untuk memasok kebutuhan obat di wilayah Sumatera. Produk yang dihasilkan oleh pabrik yang telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) ini meliputi sediaan tablet, krim dan kapsul.

PT. Kimia Farma juga telah melakukan ekspansi bisnisnya tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga mulai memasuki tingkat perdagangan internasional. Produk-produk Kimia Farma yang mencakup produk obat jadi dan sediaan farmasi serta bahan baku obat seperti Iodine dan Quinine telah memasuki pasar dinegara : Eropa, India, Jepang, Taiwan dan Selandia Baru. Produk Jadi dan Kosmetik telah dipasarkan ke Yaman, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Vietnam, Sudan, dan Papua Nugini. Demikian juga untuk produk-produk herbal yang berasal dari bahan alami juga telah dipersiapkan proses registrasinya untuk memasuki pasar baru seperti : Filipina, Myanmar, Pakistan, Uni Emirat Arab, Oman, Bahrain dan Bangladesh. Produk Herbal merupakan target utama korporasi untuk periode mendatang mengingat banyaknya peminat dan pembeli potensial yang telah menunjukkan minat untuk melakukan hubungan bisnis dengan perusahaan.[]
Thursday, November 16, 2017
Kimia Dasar

Kimia Dasar

Chemistricks.com - Kimia dasar (General Chemistry) adalah bagian dari ilmu kimia yang memperlajari hukum-hukum dasar yang berlaku pada materi, dasar-dasar sifat materi, dan susunan dasar materi.
gambar oleh pixabay

1.     Pengertian materi,massa,dan kegunaan ilmu kimia.
A.   Materi
Materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang .contohnya air,batu,pasir,tanah,oksigen,kayu,besi dll.sedangkan zat adalah sebutan sebutan untuk materi yang sifatnya lebih spesifik (khusus).sedangkan bahan adalah sebutan untuk materi yang sifatnya kurang spesifik.

Massa
(berasal dari bahasa Yunani μάζα) adalah suatu sifat fisika dari suatu benda yang digunakan untuk menjelaskan berbagai perilaku objek yang terpantau. Massa sebuah benda merupakan banyaknya zat (materi)yang terkandung di dalam sebuah benda tersebut. Massa suatu benda berbeda dengan berat suatu benda.Massa benda menunjukan jumlah materi yang menyusun  benda tersebut.Oleh karena itu,massa benda sifat nya tetap di semua tempat.Massa dinyatakan dalam kilogram(KG).Berat benda adalah gaya yang menyatakan besarnya Tarikan  gravitasi terhadap benda yang  mempunyai massa.Oleh karena itu,berat suatu benda akan berbeda di tempat yang berbeda.Karena berat merupakan gaya,maka satuan berat adalah Newton(N).Dua benda dengan massa yang sama bils di timbang di tempat yang memiliki gravitasi sama,akan memiliki berat yang sama pula.

Kegunaan ilmu kimia
dapat mengubah bahan alam menjadi suatu produk (barang jadi yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari,

manusia dapat mengerti dan memahami cara memenuhi kebutuhan hidupnya,

manusia lebih memahami tentang alam sekitar dan mengetahui proses yang terjadi didalamnya

manusia memahami gejala yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari,

manusia memahami proses yang berlangsung dalam tubuhnya dan cara menjaga kesehatan tubuhnya.



Perbedaan sifat fisika dan sifat kimia
sifat fisika :sifat materi yang ada hubungannya dengan sifat fisika.sedangkat perubahan fisika adalah perubahan yang terjadi pada suatu benda tanpa membentuk zat baru

sifat kimia:sifat kimia mempunyai kecenderungan untuk mengadakan reaksi kimia,perubahan pada kimia adalah perubahan yang terjadi pada suatu benda yang membentuk zat baru.

3.     Perubahan fisika dan kimia
A.   perubahan fisika : perubahan pada fisika hanya terjadi pada perubahan bentuk tanpa menghasilkan senyawa baru.contoh perubahan fisika adalah perubahan wujud misalnya; proses pembekuan pada esbatu,penguapan,penyubliman,pengembunan dan pengkristalan. perubahan bentuk,misalnya : dari beras menjadi tepung,dari gandum menjadi terigu,dari benang menjadi kain perubahan rasa berdasarkan alat indra  misalnya : perubahan suhu,perubahan rasa.
Perubahan kimia,perubahan kimia adalah perubahan dari suatu zat atau materi yang menyebabkan terbentuknya materi(senyawa baru), contoh perubahan kimia adalah:pembakaran bahan bakar pada speda motor,dari bensin (cair)menjadi energi serta asap knalpotproses terjadinya fotosintesis pada tumbuh-tumbuhan,yang mengubah air,sinar matahari,mineral dan karbondioksida menjadi makanan serta oksigen
4.     Membedakan antara Unsur,dan senyawa,campuran homogen dan campuran hydrogen
a.     unsur
Unsur adalah suatu zat yang sudah tidak bisa dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil.

Contoh unsur :
– Unsur Emas / Au (Aurum)
– Unsur Nitrogen / N
– Unsur Platina / Pt
– Unsur Karbon / Carbon /

Senyawa
Senyawa adalah zat tunggal yang terdiri atas beberapa unsur yang saling kait-mengait.

Contoh Senyawa :
– Senyawa Oksigen / O2
– Senyawa Air / H2O
– Senyawa Alkohol / C2 H5 OH
– Senyawa Garam Dapur / NaCl

Campuran Homogen
campuran homogen merupakan campuran dimana semua bagian campuran memiliki susunan bagian yang sama dan seragam,campuran homogen sering juga disebut larutan.

contoh larutan homogen adalah teh dan susu,larutan the dan susu termasuk campuran homogen karena kita tidak bisa membedakan komponen-komponen dari larutan tersebut dan setiap komponen memiliki susunan merata di setiap bagian larutan.

Campuran heterogen
campuran heterogen adalah  campuran yang susunannya tidak seragam atau tidak sama.

contoh campuran heterogen adalah campuran antara batu kerikil dan tanah,karena kita masih bisa membedakan  komponen-komponen penyusunnya.



5.     Menjelaskan hukum kekekalan massa,hukum perbandingan dan hukum perbandingan berganda
a.     Hukum kekekalan massa
hukum kekekalan massa di kemukakan oleh oleh Antoine Laurent Lavoisier yang berbunyi “dalam sebuah reaksi massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama” dengan kata lain massa tidak dapat diciptakan dan di musnahkan,artinya selama reaksi tidak ada atom-atom pereaksi dan atom hasil pereaksi yang hilang. Pernyataan yang umum digunakan untuk menyatakan hukum kekekalan massa adalah massa dapat berubah bentuk tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Untuk suatu proses kimiawi di dalam suatu sistem tertutup, massa dari reaktan harus sama dengan massa produk.

HUKUM KEKEKALAN MASSA = HUKUM LAVOISIER
“Massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap”.

Contoh:
hidrogen  + oksigen  ®   hidrogen oksida
(4g)         (32g)               (36g)

Hukum perbandingan tetap
Hukum perbandingan tetap ditemukan oleh Joseph Proust, seorang ahli kimia Perancis. Hukum perbandingan tetap menyatakan, seperti namanya, “perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa adalah tertentu dan tetap”. Jadi, senyawa apapun dimanapun pasti terdiri dari perbandingan massa yang pasti.

Contoh:
a. Pada senyawa NH3 : massa N : massa H
= 1 Ar . N : 3 Ar . H
= 1 (14)  : 3 (1) = 14 : 3
b. Pada senyawa SO3 : massa S : massa 0
= 1 Ar . S : 3 Ar . O
= 1 (32) : 3 (16) = 32 : 48 = 2 : 3

Keuntungan dari hukum Proust:
bila diketahui massa suatu senyawa atau massa salah satu unsur yang membentuk senyawa tersebut make massa unsur lainnya dapat diketahui.

Contoh:
Berapa kadar C dalam 50 gram CaCO3 ? (Ar: C = 12; 0 = 16; Ca=40)
Massa C = (Ar C / Mr CaCO3) x massa CaCO3
= 12/100 x 50 gram = 6 gram
massa C
Kadar C = massa C / massa CaCO3 x 100%
= 6/50 x 100 % = 12%

Hukum perbandingan berganda
Pada saat mengajukan hukum ini, rumus kimia senyawa belum diketahui. Hukum ini diajukan John Dalton, ahli kimia Inggris sekaligus penemu teori atom modern. Hukum ini menyebutkan bahwa “jika massa salah satu unsur dalam dua senyawa sama, maka perbandingan massa unsur lainnya merupakan bilangan bulat dan sederhana”.

Contoh:

Bila unsur Nitrogen den oksigen disenyawakan dapat terbentuk,
NO dimana massa N : 0 = 14 : 16 = 7 : 8
NO2 dimana massa N : 0 = 14 : 32 = 7 : 16

Untuk massa Nitrogen yang sama banyaknya maka perbandingan massa Oksigen pada senyawa NO : NO2 = 8 :16 = 1 : 2